Bank Indonesia Akan Mengimplementasikan Balance of Payments and International Investment Position Manual 6<sup>th</sup> Edition (BPM6) pada Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan Posisi Investasi Internasional Indonesia (PIII) - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
22 November 2019

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia dan memberikan informasi perkembangan ekonomi, khususnya di sektor eksternal, Bank Indonesia secara rutin mempublikasikan NPI setiap triwulan dan PIII setiap tahun. Penyusunan NPI dan PIII saat ini dilakukan Bank Indonesia mengacu pada standar internasional the Balance of Payments Manual edisi ke-5 (BPM5) yang diterbitkan the International Monetary Fund (IMF). Seiring dengan diterbitkannya BPM edisi ke-6 (BPM6) oleh IMF, maka Bank Indonesia akan mengimplementasikan standar edisi terbaru dimaksud mulai publikasi NPI triwulan kedua 2014 pada Agustus 2014. Bersamaan dengan rilis statistik NPI triwulan kedua 2014 pada Agustus 2014, data sampai dengan 2010 akan direvisi sesuai dengan format BPM6 untuk memastikan keterbandingan data runtun waktu. Sementara itu, data runtun waktu berdasarkan BPM5 s.d. 2012 akan tetap tersedia pada website Bank Indonesia. Merujuk pada panduan ini pula, mulai September 2014 Bank Indonesia akan mempublikasikan statistik PIII sesuai dengan format BPM6. Selain itu, periode penyajian data PIII yang semula tahunan akan berubah menjadi triwulanan agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna terhadap keterkinian data.

Apa Itu BPM6?
Sebagaimana edisi sebelumnya, the Balance of Payments and International Investment Position Manual edisi ke-6 (BPM6) merupakan kerangka standar untuk kompilasi statistik transaksi (Neraca Pembayaran) dan posisi (Posisi Investasi Internasional) antara penduduk suatu negara dengan bukan penduduk (rest of the world). Panduan ini memberikan penjelasan tentang konsep, definisi, klasifikasi, dan konvensi yang digunakan dalam statistik neraca pembayaran dan posisi investasi internasional.

BPM6 merupakan edisi terbaru dari serangkaian edisi BPM yang telah diterbitkan sejak 1948, menggantikan edisi sebelumnya (BPM5) yang terbit pada 1993. BPM6 dikeluarkan dengan mempertimbangkan perkembangan perekonomian dunia terkait dengan globalisasi, inovasi keuangan dan teknologi, dan meningkatnya kebutuhan pemanfaatan neraca (balance sheet) dalam asesmen kerentanan. Penerapan BPM6 oleh suatu negara akan meningkatkan keterbandingan (comparability) data secara internasional. Kedudukan sebagai negara anggota G-20 dan ASEAN juga memberikan dorongan penting bagi Indonesia untuk segera menerapkan BPM6 dalam penyusunan NPI dan PIII. Dalam lingkup nasional, penerapan BPM6 akan meningkatkan konsistensi NPI dan PIII dengan berbagai statistik makroekonomi yang lain. Perubahan struktur akun statistik Neraca Pembayaran antara BPM6 dan BPM5 dapat dilihat pada Tabel 1.

Implementasi BPM6 Dilakukan Secara Bertahap
Bank Indonesia akan menerapkan BPM6 secara bertahap. Di tahap awal, perubahan statistik NPI dan PIII sebagian besar berupa reklasifikasi pada komponen data yang ada dan penyempurnaan metodologi dengan menggunakan sumber data yang tersedia saat ini.

Format penyajian transaksi berjalan (current account) relatif sama dengan BPM5 karena perubahan pada akun ini terutama berupa reklasifikasi dan perubahan nama beberapa standar komponen pada barang dan jasa. Pada transaksi finansial, perubahan utama berupa format penyajian investasi langsung yang semula berdasarkan prinsip arah investasi (investasi langsung Indonesia ke luar negeri dan investasi langsung asing di Indonesia) menjadi berdasarkan prinsip aset-kewajiban (investasi langsung-aset dan investasi langsung-kewajiban). Sementara itu, konvensi penggunaan tanda +/- sebagaimana yang telah diterapkan selama ini pada publikasi NPI berdasarkan BPM5 tetap akan dipertahankan. Hal ini dengan mempertimbangkan kemudahan pemahaman bagi pengguna dan best practice beberapa negara yang telah mengadopsi BPM6.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus melakukan penyempurnaan metodologi dan sumber data agar lebih sesuai dengan BPM6 sebagai suatu proses yang berkelanjutan dan juga sebagai bagian dari peningkatan kualitas statistik sektor eksternal.

Penjelasan lebih rinci terkait implementasi BPM6 dapat dilihat pada Frequently Asked Questions (FAQs). Pertanyaan lebih lanjut dapat disampaikan melalui email bnp@bi.go.id atau telepon kepada Sdri. Pujiastuti (+6221 2981 8328), Sdr. Bayu D. Atmanto (+6221 2981 6688), atau Sdr. Andy J. Prasetyo (+6221 2981 4182). 


Tabel 1
Perbandingan Struktur Akun antara BPM5 dan BPM6tabel1_bpm6.png
 
 




Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel