Berita Terkini (Siaran Pers)

BI Icon

Departemen Komunikasi​

6/17/2022 7:00 PM
Hits: 1645

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (17 Juni 2022)

Siaran Pers
 


No.24/156/DKom

Mencermati pemulihan ekonomi nasional yang sedang berlangsung, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi, sebagai berikut:

A.  Perkembangan Nilai Tukar 13 – 17 Juni 2022

Pada akhir hari Kamis, 16 Juni 2022

  1. Rupiah ditutup melemah di level (bid) Rp14.765 per dolar AS.
  2. Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik di 7,36%.
  3. DXY[​1] melemah ke level 103,63.
  4. Yield UST (US Treasury) Note[2] 10 tahun naik ke level 3,195%.

Pada pagi hari Jumat, 17 Juni 2022

  1. Rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.820 per dolar AS.
  2. Yield SBN 10 tahun naik di level 7,39%.

Aliran Modal Asing (Minggu III Juni 2022)

  1. Premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke level 137,03 bps per 16 Juni 2022 dari 117,31 bps per 10 Juni 2022.
  2. Berdasarkan data transaksi 13 Juni - 16 Juni 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp7,34 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp6,75 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp0,59 triliun.
  3. Berdasarkan data setelmen s.d 16 Juni 2022 (ytd), nonresiden jual neto Rp96,49 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp70,00 triliun di pasar saham.

B.   Perkembangan Inflasi

  1. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Juni 2022, perkembangan inflasi sampai dengan minggu ketiga Juni 2022 diperkirakan sebesar 0,43% (mtm).
  2. Penyumbang utama inflasi Juni 2022 sampai dengan minggu III yaitu cabai merah sebesar 0,14% (mtm), cabai rawit sebesar 0,10% (mtm), bawang merah sebesar 0,06% (mtm), telur ayam ras 0,05% sebesar (mtm), tomat sebesar 0,03% (mtm), bayam dan air kemasan masing-masing sebesar 0,02% (mtm), kangkung, ikan kembung, nasi dengan lauk, sabun detergen bubuk/cair, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm). Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode ini yaitu minyak goreng sebesar 0,05% (mtm), angkutan antar kota dan daging ayam ras masing-masing sebesar 0,03% (mtm), serta daging sapi, bawang putih, udang basah, dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

 

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

 

Jakarta, 17 Juni 2022

Kepala Departemen Komunikasi

Erwin Haryono

Direktur Eksekutif

 

Informasi tentang Bank Indonesia

Tel.021-131, email : bicara@bi.go.id

 



[1] DXY atau Indeks Dolar adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap 6 mata uang negara utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF).

[2] UST atau US Treasury Note merupakan surat utang negara yang dikeluarkan pemerintah AS dengan tenor 1-10 tahun. 


Infografis Perkembangan_Indikator_Stabilitas_Nilai_Rupiah_17_Juni_2022.jpg

Lampiran
Kontak
Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
Halaman ini terakhir diperbarui 7/20/2022 10:30 AM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?
Tag :

Baca Juga