Laporan Perekonomian Provinsi

BI Icon

​​Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan

9/7/2022 10:00 AM
Hits: 1778

Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Selatan Agustus 2022

Kalimantan Selatan
Triwulan

PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO KALIMANTAN SELATAN

Pada triwulan II 2022, proses pemulihan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan terus berlanjut dengan tumbuh 5,81% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2022 yang tumbuh 3,51% (yoy). Dari sisi penawaran, akselerasi pertumbuhan  didorong oleh kinerja LU Pertambangan dan LU Perdagangan, Hotel, dan Restoran (PHR), serta LU Pertanian yang tumbuh tinggi. Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja konsumsi rumah tangga (RT) dan net ekspor di tengah perlambatan kinerja konsumsi pemerintah dan investasi.

KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH

Secara agregat, realisasi pendapatan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan pada triwulan II 2022 meningkat dibandingkan dengan realisasi triwulan II 2021, baik secara nominal maupun persentase terhadap pagu. Peningkatan pendapatan terjadi pada seluruh sumber pendapatan yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, serta Lain-Lain Pendapatan yang Sah. Peningkatan capaian pendapatan utamanya terjadi pada level provinsi, sedangkan realisasi di level kabupaten/kota sedikit tertahan akibat penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di tengah Pendapatan Transfer dan Lain-Lain Pendapatan yang Sah yang meningkat.

Sementara itu, realisasi belanja daerah Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan pada triwulan II 2022 secara agregat lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada triwulan II 2021, meski secara persentase lebih tinggi. Realisasi belanja sedikit tertahan baik di level provinsi maupun kabupaten/kota akibat keterlambatan penyerapan belanja modal dan belanja tak terduga di tengah mulai melandainya kasus COVID-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

PERKEMBANGAN INFLASI

Secara tahunan, inflasi Kalimantan Selatan pada triwulan II 2022 tetap terjaga sebesar 5,95% (yoy), meningkat dibandingkan dengan inflasi triwulan I 2022 yang sebesar 3,65% (yoy). Inflasi  tersebut relatif moderat dibandingkan dengan provinsi lain di wilayah Kalimantan, dan lebih tinggi dari inflasi nasional, namun masih  berada dalam sasaran inflasi nasional tahun 2022 yang sebesar 3% ± 1%. Inflasi tahunan terutama bersumber dari inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau, diikuti oleh kelompok transportasi, kelompok pakaian dan alas kaki, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Inflasi triwulan III 2022 diprakirakan lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan II 2022 seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi di tengah peningkatan harga energi. Peningkatan mobilitas masyarakat diprediksi menjadi sumber tekanan utama didukung oleh perbaikan kondisi pandemi COVID-19. Harga minyak dunia yang masih tinggi didorong oleh meningkatnya ketidakpastian akibat kondisi geopolitik khususnya Rusia – Ukraina serta pasokan global yang belum dapat mengimbangi kenaikan permintaan seiring dengan pemulihan ekonomi global sehingga diperlukan  penyesuaian harga jual eceran BBM bersubsidi.

PEMBIAYAAN DAERAH, SERTA PENGEMBANGAN AKSES KEUANGAN & USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)

Pada triwulan II 2022, fungsi intermediasi perbankan mengalami penguatan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Kinerja kredit perbankan pada triwulan II 2022 tumbuh 12,18% (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan I 2022 yang tumbuh sebesar 7,27% (yoy). Peningkatan penyaluran kredit terutama terjadi pada kredit konsumsi. Kredit konsumsi tumbuh 6,17% (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (4,85%, yoy) ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) seiring relaksasi perpanjangan PPNBM hingga September 2022 sehingga menjadi insentif bagi masyarakat untuk membeli mobil, khususnya dalam menyambut HBKN Ramadan dan Idulfitrifitri. Sementara itu, pertumbuhan penyaluran kredit multiguna dan kredit pemilikan rumah (KPR) mengalami perlambatan pada triwulan II 2022. Namun, kualitas kredit konsumsi terpantau semakin baik dan terjaga jauh di bawah ambang batas (threshold) 5%, tercermin dari non performing loan (NPL) yang sebesar 1,90%, lebih rendah dibandingkan dengan triwulan I 2022 yang sebesar 1,92%. Penyaluran kredit korporasi  mengalami peningkatan, terutama bersumber dari peningkatan kinerja kredit di lapangan usaha (LU) utama yaitu LU Pertanian, LU Pertambangan, LU Industri Pengolahan, dan LU Perdagangan. Kondisi ini sejalan dengan aktivitas ekonomi yang semakin baik di triwulan II 2022 sehingga meningkatkan  kinerja operasional  pelaku usaha. Berbeda dengan kinerja kredit perbankan umum, penyaluran kredit UMKM di Kalimantan Selatan pada triwulan II 2022 mengalami perlambatan dan diikuti dengan tingkat kualitas kredit yang menurun. Meski demikian, Bank Indonesia terus mendukung pengembangan UMKM baik dari sisi peningkatan produksi, pemasaran, dan akses keuangan, melalui penyelenggaraan berbagai program UMKM bekerja sama dengan stakeholders terkait.

PENYELENGGARAAN SISTEM PEMBAYARAN DAN PENGELOLAAN UANG RUPIAH

Pada triwulan II 2002, nominal transaksi melalui Real Time Gross Settlement (RTGS) di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, namun secara tahunan mengalami kontraksi sebesar 33,19% (yoy). Sementara itu,  transaksi melalui Sistem Kliring Nasional (SKNBI)  mengalami kontraksi sebesar 5,16% (yoy), lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 4,41% (yoy). Di sisi lain, transaksi dengan menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) dan transaksi online mengalami peningkatan sejalan dengan pelaksanaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri. Pada transaksi melalui e-commerce, metode pembayaran yang menjadi pilihan sebagian besar masyarakat adalah melalui uang elektronik. Peningkatan transaksi non tunai juga didukung oleh pengguna Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang semakin meningkat di wilayah Kalimantan Selatan sejalan dengan peningkatan jumlah merchant QRIS. Dari peredaran uang Rupiah, aliran uang kartal pada triwulan II 2022 mengalami aliran masuk bersih (net inflow) dan terdapat peningkatan penukaran uang sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat akan uang kartal dalam menyambut HBKN IdulfitriIdulfitri.

KETENAGAKERJAAN DAN KESEJAHTERAAN

Pada triwulan I 2022, kondisi ketenagakerjaan mengalami perbaikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, sejalan dengan pemulihan ekonomi Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil SKDU Bank Indonesia, serapan tenaga kerja mengalami perbaikan kontraksi sebesar 5,18% dari sebelumnya yang terkontraksi sebesar 6,13%. Hal ini sejalan dengan peningkatan Indeks Penghasilan pada Survei Konsumen Bank Indonesia menjadi 110,00 pada triwulan I 2022 dari 79,58 pada triwulan I 2021.                Sementara itu, berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional oleh BPS, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Kalimantan Selatan pada triwulan I 2022 mengalami peningkatan, sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang menunjukkan penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Selatan tercatat sebesar 113,80 meningkat secara tahunan 4,85% (yoy) atau 2,18% (qtq). Peningkatan NTP tersebut secara tahunan didorong oleh peningkatan indeks harga yang diterima petani yang meningkat lebih tinggi dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani, masing-masing sebesar 3,55% (yoy) dan 1,35% (yoy). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2021 tercatat sebesar 71,28 meningkat dari tahun 2020 yang sebesar 70,91. Peningkatan IPM Kalimantan Selatan bersumber dari peningkatan dimensi umur panjang dan hidup sehat (UHH) dan pengetahuan (HLS dan RLS) di tengah standar hidup layak (pengeluaran per kapita) yang sedikit menurun.

PROSPEK PEREKONOMIAN KALIMANTAN SELATAN

Secara keseluruhan 2022, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan diprakirakan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2021. Hal ini didukung oleh perbaikan ekonomi global dan domestik secara gradual, seiring program vaksinasi COVID-19 yang terus berlanjut, di tengah peningkatan risiko konflik Rusia - Ukraina. Investasi diprakirakan meningkat baik investasi bangunan maupun nonbangunan didorong oleh realisasi beberapa proyek investasi existing dan proyek konstruksi baru.  Ekspor diprakirakan meningkat, didorong oleh peningkatan permintaan komoditas utama, terutama batubara dan crude palm oil (CPO), sejalan dengan pemulihan ekonomi negara mitra dagang utama. Perbaikan perekonomian global dan domestik serta peningkatan kinerja ekspor tersebut diprakirakan akan meningkatkan kinerja sejumlah lapangan usaha (LU) utama pada 2022, yaitu LU Pertambangan, LU Industri Pengolahan, dan LU Pertanian. Sejalan dengan prospek perbaikan perekonomian tersebut, inflasi Kalimantan Selatan pada 2022 diprakirakan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2021, dan di atas rentang sasaran inflasi nasional sebesar 3±1% (yoy). Peningkatan inflasi sejalan dengan pemulihan ekonomi yang didorong oleh vaksinasi yang diprakirakan semakin meningkat dan kasus COVID-19 yang diprakirakan semakin melandai sehingga berdampak pada peningkatan konsumsi dan perbaikan iklim usaha. Harga minyak dunia yang masih tinggi didorong oleh meningkatnya ketidakpastian akibat kondisi geopolitik khususnya Rusia – Ukraina serta pasokan global yang belum dapat mengimbangi kenaikan permintaan seiring dengan pemulihan ekonomi global sehingga diperlukan  penyesuaian harga jual eceran BBM dan BBRT yang dapat memberikan tekananan pada komoditas barang dan jasa lain. Ke depan, sinergi Bank Indonesia dan Pemerintah serta instansi terkait melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di seluruh Kalimantan Selatan akan terus diperkuat guna memastikan pencapaian inflasi yang rendah dan stabil sehingga mendukung proses perbaikan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Lampiran
Kontak
​Contact Center BICARA: (62 21) 131, e-mail : bicara@bi.go.id
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d. 16.00 WIB
Informasi Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan​​
Halaman ini terakhir diperbarui 9/6/2022 9:14 PM
Apakah halaman ini bermanfaat?
Terima Kasih! Apakah Anda ingin memberikan rincian lebih detail?

Baca Juga