Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
22 Januari 2020
Profil Provinsi Sulawesi Tengah
Pilih Provinsi    
kbiPalu.jpg
Kantor Bank Indonesia Palu
Jl. DR. Sam Ratulangi No. 23

Bank Indonesia Palu diresmikan tanggal 8 September 1970 oleh Bpk.Radius Prawiro, Gubernur Bank Indonesia saat itu. Bank Indonesia Palu merupakan Kantor Bank Indonesia yang ke-28. Awalnya kegiatan operasional Bank Indonesia Palu dilakukan di Kantor Perdagangan Sulawesi Tengah karena gedung kantor masih dalam proses pembangunan. Bank Indonesia Palu ketika itu hanya terdiri dari 3 Seksi yaitu Seksi Kas, Seksi Pembukuan dan Seksi Umum dengan jumlah pegawai sebanyak 21 orang yang beberapa diantaranya merupakan pegawai detasiring dari Kantor Pusat Bank Indonesia. Adapun bank yang beroperasi saat itu ada 4 kantor cabang bank yaitu BNI 1946, Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara dan Bank Rakyat Indonesia serta 1 kantor bank milik pemerintah daerah yaitu Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (sekarang PT. Bank Sulteng).

Sementara itu, peresmian gedung kantor Bank Indonesia Palu saat ini (Jl.DR.Samratulangi No.23 Palu) dilakukan tanggal 12 Februari 1972 oleh Direktur Bank Indonesia, Bpk.M.Djoeana Koesoemahardja, setelah kurang lebih 2 tahun masa pembangunan gedung. Gedung tersebut dibangun di atas tanah seluas 8.832 m 2 yang merupakan tanah hibah dari Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah. Berita Acara Hibah ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1974 oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Bpk.M.Jasin, dan Pemimpin Bank Indonesia Makassar, Bpk.Irlan Soehendra. Hingga saat ini bangunan Kantor Bank Indonesia Palu belum pernah mengalami perubahan bentukyang berarti.

Saat ini untuk mewujudkan visi dan misinya, Bank Indonesia Palu didukung oleh 41 pegawai organik dan 21 pegawai non organik (PT Binakarsa Swadaya) yang tersebar di 6 seksi yaitu Seksi SKEM, Seksi PKM, Tim Pengawasan Bank (TPB), Seksi Kas dan Pengedaran, Seksi Akunting dan Kliring serta Seksi Sumber Daya.

Misi Bank Indonesia Palu 
Berperan aktif dalam pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia dalam mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah melalui pelaksanaan kegiatan operasional di bidang ekonomi, moneter, perbankan, sistem pembayaran secara efektif dan efisien dan peningkatan kajian ekonomi regional serta koordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga terkait

Visi Bank Indonesia Palu 
Mewujudkan Kantor Bank Indonesia yang dapat dipercaya melalui peningkatan perannya sebagai economic intelligence dan unit penelitian.

Untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan, Bank Indonesia Palu melaksanakan 3 kegiatan operasional pokok yaitu di bidang ekonomi moneter, bidang perbankan dan bidang sistem pembayaran.

Di bidang ekonomi moneter, Bank Indonesia melakukan berbagai kegiatan diantaranya pertemuan tripartit, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, menyusun dan mempublikasikan berbagai kajian dan buku statistik, pelaksanaan survei serta pelaksanaan seminar dan bazar intermediasi.

Di bidang sistem pembayaran (tunai dan non tunai), posisi akhir Desember 2006, Bank Indonesia Palu melayani 1 kantor pusat bank, 11 kantor cabang bank dan 1 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Selain itu, Bank Indonesia Palu juga melayani penukaran uang oleh masyarakat, melakukan kas titipan di Kabupaten Toli-Toli bekerjasama dengan Bank Mandiri, memfasilitasi kliring lokal di Kota Luwuk dan Kabupaten Toli-Toli serta melaksanakan kegiatan kas keliling ke berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Di bidang perbankan, posisi akhir tahun 2006, jumlah bank di Sulawesi Tengah tercatat 18 bank dengan jumlah kantor sebanyak 123 kantor (termasuk 57 kantor BRI unit) dan ATM sebanyak 76 buah. Dalam rangka ikut menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya perbankan di Sulawesi Tengah, Bank Indonesia Palu secara berkala dan terprogram melakukan pemeriksaan dan pengawasan bank, baik bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Adapun bank yang beroperasi di wilayah kerja Bank Indonesia Palu yaitu Bank Sulteng, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Danamon, Bank Central Asia (BCA), Bank Internasional Indonesia (BII), Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank Panin, Bank Mega, BPR Palu Lokadana Utama, BPR Akarumi, BPR Binarta Luhur, BPR Cipta Dana Prima, BPR Alimo Dana Prima dan BPR Palu Anugerah.
Show Left Panel