Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
25 September 2020
Profil Provinsi Sulawesi Barat
Pilih Provinsi    
Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulbar selama satu windu, selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Rata-rata ekonomi Sulbar tumbuh 8, 85%, sementara ekonomi nasional tumbuh 5,91%. Jika dibandingkan
dengan provinsi yang sebanding dan telah memiliki Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Sulbar memiliki
pangsa ekonomi yang relatif lebih tinggi. Pada tahun 2013, Sulbar memberikan kontribusi 0,21% terhadap
perekonomian nasional meningkat 0,05% sejak awal pendiriannya di tahun 2005.

Ditinjau per kabupaten, pangsa PDRB Sulbar terbesar berada di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Meskipun Mamuju adalah ibukota provinsi, Kabupaten Polewali Mandar memiliki pangsa PDRB terbesar
yaitu 30,90% diikuti oleh Mamuju 23,21%, dan Mamuju Utara sebesar 16,09%. Besarnya pangsa PDRB
Polman tidak lepas dari jumlah penduduknya yang relatif lebih besar dibandingkan kabupaten lain.

Secara struktural, perekonomian Sulbar masih ditopang oleh sektor Pertanian (47,5%), sektor Jasa-jasa
(19,0%), dan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (13,1%) meskipun dalam kurun waktu 7 tahun terakhir
terjadi penurunan dominasi sektor pertanian yang mulai bergeser ke sektor Jasa-jasa dan PHR. Sementara
sektor Keuangan, trennya cenderung stagnan dengan sumbangan tertinggi hanya sebesar 6,1% di tahun
2010.

Dari sisi permintaan perekonomian Sulbar masih didorong oleh konsumsi rumah tangga. Pada tahun 2013,
PDRB ADHB Sulbar yang sebesar Rp16,16 triliun terutama digunakan untuk konsumsi rumah tanggal
(62,45%), konsumsi pemerintah (28,48%), ekspor (18,58%) dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB)
sebesar 12,17%.
Show Left Panel