Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
05 Juli 2020
Profil Provinsi Papua
Pilih Provinsi    
​Struktur perekonomian suatu daerah sangat dipengaruhi oleh besarnya sumbangan atau peranan masing-masing sektor ekonomi dalam membentuk nilai tambah. Umumnya perekonomian provinsi-provinsi di Indonesia didominasi oleh sektor pertanian, hal ini ditunjukkan dengan pola perekonomian yang masih bercorak agraris. Namun tidak demikian dengan perekonomian Papua yang kaya akan sumber daya alam berupa tambang migas dan non migas. Hasil dari kegiatan ekonomi di sektor pertambangan tersebut mampu memberikan sumbangan nilai tambah yang cukup besar bagi perekonomian Papua. Sektor pertambangan konsentrat tembaga memberikan sumbangan yang sangat dominan terhadap perkembangan perekonomian Papua. Sehingga pertumbuhan maupun kontraksi (pertumbuhan negatif)  pada sektor konsentrat tembaga ini akan sangat berpengaruh terhadap arah pertumbuhan perekonomian Papua.
  
Tabel . Peranan Masing-Masing Sektor Terhadap Pembentukan PDRB Tahunan
Atas Dasar Harga Berlaku di Papua Tahun 2003 - 2005 (dalam %)

pot_eko1.jpg 

Pertumbuhan Ekonomi Papua yang melonjak sebesar 23,06 % pada tahun 2005 setelah mengalami kontraksi yang sangat besar pada tahun 2004 sebesar –17,42 %, disebabkan oleh kinerja sektor pertambangan dan penggalian yang mendominasi pembentukan PDRB Papua dengan pertambangan konsentrat tembaga sebagai sub sektornya. Dalam tabel di bawah ini disajikan laju pertumbuhan PDRB termasuk nilai tambah konsentrat tembaga maupun laju pertumbuhan PDRB tanpa konsentrat tembaga. Hal ini dimaksudkan agar dapat diperoleh gambaran dan analisa yang lebih riil mengenai peranan produksi konsentrat tembaga dalam pembentukan PDRB Papua.
 
Tabel . Laju Pertumbuhan  PDRB Sektoral Tahunan
Atas Dasar Harga Konstan di Papua Tahun 2003 - 2005 (dalam %)

pot_eko2.jpg




 
Show Left Panel