​Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Nusa Tenggara Barat Agustus 2018​​ - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
27 Januari 2020
​​

Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan II 2018 tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,83% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 0,11% (yoy). Hal tersebut masih disebabkan oleh menurunnya kinerja ekspor luar negeri khususnya ekspor konsetntrat tembaga. Di luar sektor tambang, pertumbuhan ekonomi NTB triwulan II 2018 tumbuh tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya dengan laju sebesar 7,32% (yoy). Hal tersebut ditopang oleh peningkatan kinerja sektor pertanian, perdagangan, dan konstruksi.

Triwulan III 2018 pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB diperkirakan terkontraksi lebih dalam. Hal tersebut terkait terkait dengan dampak pasca gempa bumi yang melanda Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang diperkirakan mempengaruhi konsumsi rumah tangga yang tercermin dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen pada bulan Agustus 2018. Dari sisi sektoral, diperkirakan sektor perdagangan menjadi sektor yang paling terdampak dari bencana gempa bumi tersebut sejalan dengan kinerja konsumsi rumah tangga yang diperkirakan menurun.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada triwulan IV 2018 diperkirakan masih mengalami kontraksi namun tidak sedalam triwulan III 2018. Demikian pula dengan pertumbuhan ekonomi non tambang triwulan IV 2018 diperkirakan mulai pulih yang terutama ditopang oleh sektor pertanian dan sektor konstruksi. Sementara itu, tekanan inflasi tahunan pada akhir tahun 2018 diperkirakan terkendali dalam kisaran sasaran inflasi nasional sebesar 3,5 ± 1%.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB terus mengamati berbagai indikator makroekonomi global, nasional dan regional, sejumlah potensi risiko, dan dampak gempa yang melanda Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan inflasi Provinsi NTB. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah terkait dengan pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi pasca gempa bumi.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel