Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
27 Januari 2020
Profil Provinsi Maluku
Pilih Provinsi    
​Kondisi geografis Provinsi Maluku bila dilihat dari sisi strategis peluang investasi bisnis dapat diprediksi bahwa sumber daya alam di sektor perikanan dan kelautan dapat dijadikan primadona bisnis di Maluku, selain sektor lainnya seperti pertanian sub sektor peternakan dan perkebunan, sektor perdagangan dan sektor pariwisata serta sektor jasa yang seluruhnya memiliki nilai jual dan potensi bisnis yang cukup tinggi

Sumber Daya Perairan

Sumber daya perairan 658.294,69 km2, dengan potensi sebagai berikut :
- Laut Banda : 277.890 ton/tahun
- Laut Arafura : 771.500 ton/tahun
- Laut Seram : 590.640 ton/tahun

Berbagai jenis ikan yang dapat ditangkap dan terdapat di Maluku antara lain : ikan pelagis besar, ikan pelagis kecil, ikan demersal, ikan karang, udang, lobster, cumi.

Sementara untuk potensi budidaya laut yang penyebarannya terdapat pada Laut Seram, Manipa, Buru,  Kep. Kei, Kep. Aru, Yamdena, pulau – pulau terselatan dan wetar adalah kakap putih, kerapu, rumput laut, tiram mutiara, teripang, lobster, dan kerang-kerangan. Untuk potensi budidaya payau adalah bandeng dan udang windu.

Sumber Daya Darat

Luas sumber daya darat di Maluku adalah sebesar 54.185 km2, dengan potensi sumber daya hutan :

- Hutan Konversi : 475.433 Ha
- Hutan Lindung : 774.618 Ha
- Hutan Produksi Terbatas : 865.947 Ha
- Hutan Produksi Tetap : 908.702 Ha
- Hutan yang dapat dikonversi : 1.633.646 Ha

Adapun daerah penghasil tambang dan Mineral di Provinsi Maluku adalah :

- Emas : Pulau Wetar, Ambon, Haruku & Pulau Romang
- Mercuri : Pulau Damar
- Perak : Pulau Romang
- Logam Dasar : Pulau Haruku dan Nusalaut
- Kuarsa : Pulau Buru
- Minyak Bumi : Bula (Pulau Seram)
- Mangan : Laut Banda

Kapet Seram

KAPET Seram ditetapkan melalui KEPPRES No. 165 Tahun 1998 dengan luas wilayah 1.862.500 Ha dan jumlah penduduk 343.607 jiwa (Tahun 1995) dengan laju pertumbuhan penduduk 17 jiwa/km2. Cakupan wilayah KAPET Seram meliputi Kecamatan Seram Barat, Kecamatan Tanwel, Kecamatan Kairatu, Kecamatan TNS, Kecamatan Amahai, Kecamatan Seram Utara, Kecamatan Tehoru, Kecamatan Bula, Kecamatan Werinama, Kecamatan Seram timur.

1. Sektor Perkebunan

Sektor perkebunan di KAPET Seram merupakan salah satu sektor unggulan yang diharapkan dapat banyak memberikan kontribusinya guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional khususnya di wilayah yang bersangkutan, serta secara umum pembangunan ekonomi nasional (sumber devisa negara). Dan komoditi-komoditi unggulan dari sektor perkebunan ini adalah : kelapa, cengkeh, pala, kakao/coklat, kapuk, karet, dan panili.

Luas lahan yang telah dipergunakan untuk sektor perkebunan ini dengan berbagai komoditi di Maluku Tengah. Hingga Tahun 1997 (berdasarkan Laporan Tahun Perkebunan Tingkat II Maluku Tengah), total luas areal lahan yang dipergunakan untuk Perkebunan Rakyat (PIR) seluas 79.007 Ha, PTPN (PTP XIV) seluas 6.407 Ha, Perkebunan Swasta Besar seluas 7.600 Ha.

2. Perikanan

Dalam pembangunan Perikanan Kabupaten Maluku Tengah kegiatan usaha perikanan merupakan porsi terbesar. Sampai dengan akhir Pelita VI tercatat 21.172 nelayan yang mengoperasikan 15.774 buah kapal dan perahu baik yang menggunakan kapal motor maupun perahu tanpa motor. Dari keseluruhan nelayan yang disebutkan diatas ternyata baru terorganisasi sebanyak 297 kelompok nelayan, kenyataan seperti ini disebabkan karena mayoritas nelayan tersebar pada pulau-pulau kecil. Hal ini menunjukkan kenaikan rata-rata per tahun untuk nelayan sebesar 2,23%, peningkatan produksi perikanan tidak terlepas dari pendukung kegiatan perikanan antara Rumah Tangga Perikanan (RTP) dan nelayan yang mengusahakan pengelolaan di bidang perikanan, penangkapan, budidaya maupun pengolahan.

3. Pertambangan

Potensi pertambangan sumberdaya alam mineral di KAPET Seram sangat menggembirakan. Berbagai mineral alam yang dapat ditambang di KAPET Seram antara lain : Minyak dan Gas Bumi, Kapur (CaO), Galian C/Building Material (B), Alumunium (AI), Batubara/Coal (C), Batu Gamping/Limestone (Lm), Mika (Mk), Pyrite (Py), Emas (Au), Pasir Besi dan Kapur. Sumber mineral yang dapat ditambang tersebut terdapat diberbagai daerah/Kecamatan Pulau Seram. Hingga kini pemanfaatan sumber daya alam mineral yang ada di KAPET Seram masih dapat dikatakan sangat minimal, dan pada dasarnya penambangan yang dilakukan adalah Galian C yang digunakan sebagai bahan bangunan (Material Building) serta Minyak dan Gas Bumi. Khususnya untuk minyak dan gas bumi hingga kini penambang telah sampai ke tingkat eksplorasi yang terletak di lokasi/Kecamatan Bula. 

Sumber : www.balagu.com (media pemersatu masyarakat maluku sedunia) dan www.kapet.org (Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu/KAPET)
 
Show Left Panel