Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Kalimantan Timur Agustus 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
02 Oktober 2020
Ekonomi Kaltim Triwulan II 2017 Tetap Tumbuh Positif Meski Melambat

 

Ekonomi Kaltim triwulan II 2017 tumbuh 3,6% (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,9% (yoy). Namun demikian, capaian pertumbuhan ekonomi triwulan II 2017 lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan triwulan II 2016 yang terkontraksi -0,7% (yoy). Pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2017 masih berada dibawah angka nasional yang tumbuh stabil dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,0% (yoy).

Pelambatan ekonomi Kaltim triwulan II 2017 disebabkan terutama oleh penurunan ekspor luar negeri seiring dengan melemahnya kinerja lapangan usaha utama, pertambangan dan industri pengolahan. Kondisi ekonomi global yang belum solid serta harga komoditas yang fluktuatif berdampak pada kinerja perdagangan luar negeri Kaltim triwulan II 2017. Penurunan kinerja juga dialami oleh konsumsi pemerintah dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang terkontraksi pada triwulan II 2017. Terbatasnya fiskal pemerintah disertai dengan realisasi belanja yang belum optimal serta penurunan investasi non-bangunan menjadi penyebab utama turunnya kinerja komponen permintaan tersebut. Namun demikian, peningkatan konsumsi rumah tangga dan net ekspor antar daerah berhasil menopang ekonomi Kaltim turun lebih dalam pada triwulan II 2017.

Kedepan, Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Kaltim 2017 akan mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya walaupun masih terbatas. Perkembangan ekonomi global dan tren harga komoditas yang terus mengalami perbaikan diyakini menjadi pendorong utama perbaikan ekonomi Kaltim tahun 2017. Lebih lanjut, penguatan ekonomi domestik melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan perbaikan iklim investasi juga turut mendukung peningkatan kinerja ekonomi Kaltim kedepan.

Bank Indonesia terus mengamati berbagai indikator makroekonomi global, nasional dan regional serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi. Dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga, perekonomian Kaltim akan dapat tumbuh pada tingkat yang lebih tinggi secara berkesinambungan.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel