Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Kalimantan Tengah Februari 2019 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
26 September 2020

Pertumbuhan Ekonomi Regional
Kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan IV 2018 tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Laju perekonomian tertahan perlambatan kinerja lapangan usaha pertanian, dan industri pengolahan. Di sisi permintaan, pertumbuhan permintaan domestik yang tidak sekuat triwulan sebelumnya menjadi faktor utama yang menahan pertumbuhan.

Sementara itu, ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2018 secara keseluruhan tumbuh sebesar 5,64% (yoy), melambat dibandingkan tahun 2017 yang tumbuh sebesar 6,72% (yoy). Hal ini disebabkan oleh kinerja lapangan usaha pertambangan yang mengalami kontraksi, dan industri pengolahan yang mengalami perlambatan di sisi penawaran, yang berdampak terhadap melambatnya kinerja ekspor di sisi permintaan.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah triwulan I 2019 diprakirakan akan meningkat didorong oleh perbaikan kinerja lapangan usaha pertambangan dan pertanian seiring dengan peningkatan permintaan negara mitra dagang utama. Lebih lanjut, konsumsi rumah tangga, investasi dan ekspor yang tetap terjaga akan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dari sisi permintaan.

Perkembangan Keuangan Daerah
Realisasi pendapatan pemerintah daerah Kalimantan Tengah pada triwulan IV 2018 mengalami peningkatan didorong oleh pendapatan transfer.

Di sisi lain, realisasi belanja pemerintah daerah tumbuh positif didorong oleh komponen belanja operasional. Secara wilayah, peningkatan belanja pemerintah daerah terutama didorong oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Perkembangan Inflasi Daerah
Laju inflasi Kalimantan Tengah pada triwulan IV 2018 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya didorong oleh meningkatnya tekanan harga administered prices yaitu kelompok transportasi, komunikasi & jasa keuangan dan kelompok bahan makanan. Lonjakan permintaan selama periode perayaan Natal dan Tahun Baru yang tidak disertai dengan pasokan yang cukup, menjadi salah satu penyebab utama kenaikan tekanan harga. Tekanan inflasi Kalimantan Tengah pada triwulan I 2019 diperkirakan akan mereda seiring dengan normalisasi pola konsumsi pasca perayaaan hari Natal dan libur akhir tahun.

Stabilitas Keuangan Daerah, Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM
Kinerja perbankan mengalami perlambatan pada triwulan IV 2018 sejalan dengan perlambatan kinerja perekonomian Kalimantan Tengah. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit yang mengalami deselerasi di tengah akselerasi penghimpunan DPK. Tendensi peningkatan simpanan DPK ini mengindikasikan sektor swasta memilih untuk menahan konsumsi/ekspansinya seiring dengan peningkatan suku bunga acuan. Deselerasi penyaluran kredit disertai oleh penurunan kualitas kredit yang tercermin dari peningkatan rasio NPL. Meskipun demikian, ketahanan perbankan di wilayah Kalimantan Tengah masih terjaga di bawah threshold 5%.

Di sisi lain, peran perbankan dalam pembiayaan UMKM di Provinsi Kalimantan Tengah telah melampaui ketentuan minimal 20% dari total kredit perbankan Kalimantan Tengah.

Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah
Volume transaksi pembayaran non tunai pada triwulan IV 2018 melalui kliring menunjukkan perlambatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sejalan dengan deselerasi konsumsi rumah tangga di Kalimantan Tengah.

Di sisi lain, aliran uang di provinsi Kalimantan Tengah masih masih melanjutkan tren net outflow pada triwulan IV 2018 dengan tren meningkat disebabkan adanya momentum perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru yang mendorong terjadinya peningkatan aliran dana tunai keluar dari Bank Indonesia ke masyarakat melalui sistem perbankan.

Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan
Kondisi ketenagakerjaan Kalimantan Tengah sampai dengan Agustus 2018 mengalami perbaikan tercermin dari penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, terjadi perbaikan angka kemiskinan Kalimantan Tengah pada September 2018 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Prospek Perekonomian Daerah
Perekonomian Kalimantan Tengah triwulan II 2019 diprakirakan akan tumbuh positif di kisaran 6,30% - 6,70% (yoy). Di sisi penawaran, perbaikan kinerja industri pengolahan yang didorong oleh adanya potensi membaiknya harga CPO global diprakirakan akan menjadi motor penggerak perekonomian. Sementara itu di sisi permintaan, meningkatnya konsumsi rumah tangga khususnya pada Ramadhan dan Idul Fitri diperkirakan akan memberikan andil positif terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan II 2019. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2019 diprakirakan akan mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2018, dikisaran 5,80% - 6,20% (yoy). Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan akan ditopang oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga, ekspor, dan investasi.

Tekanan inflasi pada triwulan II 2019 diprakirakan akan berada pada rentang 3,25% - 3,65% (yoy) dengan kecenderungan menuju batas bawah dipengaruhi oleh membaiknya pasokan komoditas daging ayam ras. Secara keseluruhan, diprakirakan inflasi Kalimantan Tengah tahun 2019 akan berada pada rentang 2,90% - 3,30% (yoy) dengan kecenderungan menuju batas bawah.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel