Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Kalimantan Tengah Agustus 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
02 Oktober 2020
Pertumbuhan Ekonomi Makro Daerah
Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan II 2017 sebesar 6,1%  (yoy) atau melambat dibandingkan triwulan I 2017 sebesar 9,5% (yoy). Perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2017 didorong oleh deselerasi sektor pertambangan di sisi penawaran dan komponen ekspor disisi permintaan. Memasuki triwulan III 2017 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah akan melambat. Pengurangan larangan produksi domestik tiongkok menyebabkan adanya deselerasi ekspor batubara pada triwulan III 2017.
 
Keuangan Pemerintah
Realisasi pendapatan pemerintah daerah Kalimantan Tengah pada triwulan II 2017 mengalami penurunan akibat adanya perubahan mekanisme pencairan dana transfer. Realisasi belanja pemerintah daerah mengalami penurunan didorong oleh efek psikologis pemerintah daerah yang lebih selektif dalam merealisasikan anggaran daerah.
 
Perkembangan Inflasi Daerah
Inflasi Kalimantan Tengah tercatat lebih tinggi pada triwulan II 2017 dibandingkan triwulan I 2017. Inflasi Kalimantan Tengah pada triwulan I 2017 tercatat sebesar 4,97% (yoy). Pada triwulan III 2017, tekanan inflasi Kalimantan Tengah diperkirakan berkurang seiring pergeseran momen hari keagamaan dan masuknya masa panen komoditas pangan di daerah sentra.
 
Stabilitas Keuangan Daerah, Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM
Kinerja perbankan di Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan total aset, DPK dan kredit pada triwulan II 2017 masing-masing tercatat tumbuh lebih tinggi  sebesar 21,71% (yoy), 16,65%, (yoy) dan 23,72% (yoy) dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I 2017. Sejalan dengan penurunan rasio NPL kredit perbankan di Provinsi Kalimantan Tengah, risiko kredit korporasi dan keuangan rumah tangga pada triwulan II 2017 tercatat membaik. Di sisi lain, peran perbankan dalam pembiayaan UMKM dan perseorangan di Provinsi Kalimantan Tengah pada triwulan II 2017 mengalami peningkatan dibandingkan dengan akhir tahun I 2017.
 
Penyelenggaraan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah
Penyelesaian transaksi sistem pembayaran melalui kliring pada triwulan II 2017 mengalami perlambatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.  Pertumbuhan transaksi kliring pada triwulan II 2017 sebesar 18,31% (yoy). Selanjutnya aliran uang kartal di provinsi Kalimantan Tengah masih melanjutkan trend net outflow dengan pertumbuhan mencapai 11,03% (yoy). Sedangkan penemuan uang palsu pada triwulan II 2017 relatif mengalami penurunan dibandingkan triwulan I 2017. 

Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan
Pada Februari 2017, kondisi tenaga kerja Kalimantan Tengah mengalami perbaikan. Angka TPT Kalimantan Tengah membaik dari 3,67% di tahun sebelumnya menjadi 3,13%. Kondisi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah diperkirakan membaik seiring adanya perbaikan penyerapan tenaga kerja pada momen yang sama.
 
Prospek Perekonomian Daerah

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2017 diperkirakan akan berada pada kisaran 7,4% hingga 7,9% (yoy) atau membaik dibandingkan tahun 2016.  Tingginya pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 didorong oleh membaiknya produksi sejumlah komoditas utama daerah. Sementara itu, inflasi Kalimantan Tengah di tahun 2017 akan berada pada rentang 4,27% hinggga 4,77% (yoy) atau meningkat dibandingkan dengan tahun 2016.  Meningkatnya tekanan inflasi pada tahun 2017 disebabkan oleh adanya tren peningkatan harga kelompok komoditas administered prices.

 

 

 

 


 
 
 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel