Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Kalimantan Barat Agustus 2018​​​​​ - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
23 Januari 2020
Perekonomian Kalimantan Barat pada triwulan II 2018 tumbuh 5,18% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya (5,09%, yoy). Dari sisi permintaan, meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan II 2018 disebabkan oleh peningkatan kinerja yang terjadi pada komponen konsumsi (rumah tangga & LNPRT) serta investasi. ​Dari sisi penawaran, peningkatan terutama didorong oleh peningkatan kinerja lapangan usaha transportasi dan pergudangan, pertambangan dan penggalian serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial. 

Inflasi Kalimantan Barat pada triwulan II 2018 tercatat sebesar 3,46% (yoy) atau meningkat dibandingkan triwulan I 2018 yang sebesar 3,44% (yoy). Meningkatnya inflasi komoditas kelompok bahan makanan mendorong peningkatan inflasi pada triwulan II 2018. Berdasarkan komoditasnya, peningkatan inflasi triwulan II 2018 disebabkan oleh meningkatnya tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, serta sayur-sayuran (wortel, sawi hijau dan kangkung). Di sisi lain, koreksi harga beras, ikan kembung, bawang putih, celana panjang jeans dan sepatu menahan peningkatan laju inflasi lebih jauh pada triwulan II 2018.

Pada akhir triwulan II 2018, posisi DPK perbankan Kalimantan Barat tumbuh 8,03% (yoy) dengan total nominal sebesar Rp53,61 triliun, dibandingkan dengan posisi DPK pada akhir triwulan I 2018 yang sebesar Rp52,45 triliun. Posisi kredit berdasarkan lokasi proyek di Kalimantan Barat pada akhir triwulan II 2018 tumbuh 11,63% (yoy) dengan posisi baki debet sebesar Rp72,88 triliun. Kualitas kredit sedikit menurun yang tercermin dari meningkatnya rasio NPL yaitu dari 1,83% pada akhir triwulan I menjadi 1,88% pada akhir triwulan II 2018.

Perekonomian pada triwulan IV 2018 diprakirakan berada pada kisaran 5,4-5,8% (yoy) seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang momen akhir tahun. Adapun perekonomian Kalimantan Barat pada tahun 2018 diprakirakan tumbuh pada kisaran 5,1-5,5% (yoy). Tekanan inflasi Kalimantan Barat pada triwulan IV 2018 diproyeksikan meningkat sebagai dampak dari meningkatnya kebutuhan masyarakat seiring dengan momen akhir tahun serta kemungkinan cuaca yang kurang kondusif. Namun demikian, secara keseluruhan inflasi 2018 diperkirakan masih berada dalam rentang target inflasi nasional, 3,5+1% (yoy).​

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel