Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
27 Januari 2020
Profil Provinsi Jawa Timur
Pilih Provinsi    
​Jawa Timur merupakan propinsi yang memberikan sumbangan relatif besar dalam perhitungan PDRB nasional, dimana pada tahun 2005 pangsa PDRB Jawa Timur terhadap PDRB nasional sebesar 14,74%. Sektor yang dominan dalam perekonomian Jawa Timur yaitu sektor perdagangan, hotel & restoran, sektor industri pengolahan, sektor pertanian dan sektor jasa yang pangsanya lebih dari 75% dari total PDRB Jawa Timur.
 
Beberapa komoditas unggulan Jawa Timur meliputi beras, gula , kopi, tembakau, coklat dan karet, kayu jati dan peternakan. Hasil perkapalan, semen, besi/baja, pupuk petrokimia, elektronik, pharmasi dan peralatan mesin.

Jawa Timur sebagai propinsi yang cukup besar dalam sumbangannya terhadap perekonomian nasional memiliki potensi yang cukup prospektif dalam peningkatan perekonomian antara lain :

  1. ​Cadangan minyak bumi di Cepu dan cadangan gas alam di Bojonegoro.
  2. Potensi agrobisnis perikanan, peternakan, hortikultura dan perkebunan.
  3. Cadangan mineral seperti batu alam, kalsite, pasir kuarsa, fosfat, gypsum, bentonit, zeolit, dolomite, marmer, batu onyx sebesar 7.436,4 juta ton.
  4. Industri dan manufaktur meliputi logam & mesin; komputer,elektronik & kabel elektrik; industri tekstil; lantai keramik; kertas & percetakan; industri kimia & farmasi; pemrosesan makanan terintegrasi.
  5. Jasa-jasa termasuk bank, LKBB, pasar modal, asuransi, gedung, perumahan, hotel & restoran.

Dalam mendukung dan mendorong perekonomian Jawa Timur terdapat infrastruktur yang telah dan akan dibangun antara lain :

  1. ​Bandar udara yang ada saat ini adalah Bandara Internasional Juanda (Surabaya) dan Bandara Abdulrahman Saleh (Malang).
  2. Fasilitas umum meliputi jaringan telekomunikasi modern, listrik, jaringan pipa gas industri dan PDAM.
  3. Lembaga keuangan antara lain Bursa Efek Surabaya, perbankan nasional dan asing, asuransi.
  4. Kawasan industri di berbagai kota seperti SIER, BERBEK & ALTA PRIMA (Surabaya); PIER (Pasuruan), KIG (Gresik); NIP & MASPION (Mojokerto).
  5. Jalan dan jaringan transportasi meliputi 3,34 ribu km jalan & jembatan, 986,3 km rel, dan 63,7 km jalan tol.
  6. Pelabuhan yang terdiri dari terminal kontainer internasional (50.000 TEUS), Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Wangi (Banyuwangi), Tanjung Tembaga (Probolinggo) serta 4 pelabuhan lokal lainnya.

Berikut ini disampaikan rencana proyek infrastruktur di Jawa Timur:

  1. ​Proyek jalan tol sepanjang 106,3 km dan jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura.
  2. Jaringan jalan lintas selatan Jawa Timur sepanjang 1.241 km.
  3. Terminal kontainer di Bangkalan.
  4. Perluasan Bandara Internasional Juanda
  5. Bandara Jember
  6. Terminal Agrobisnis
  7. Proyek air bersih Umbulan
  8. Zona industri terpadu
Show Left Panel