KEKR Provinsi Jawa Tengah November 2017 ​​​ - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
29 Januari 2020

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah pada triwulan III 2017 mencatatkan pertumbuhan 5,13% (yoy). Capaian tersebut relatif stabil dibandingkan pertumbuhan triwulan II 2017 (5,15%; yoy), namun lebih tinggi dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (5,01%; yoy). Kinerja perekonomian Jawa Tengah tersebut tergolong lebih baik apabila dibandingkan perekonomian nasional (5,06%; yoy), meskipun masih berada di bawah laju pertumbuhan ekonomi Kawasan Jawa (5,51%; yoy).

Pada triwulan III 2017 inflasi Provinsi Jawa Tengah secara tahunan lebih rendah dibandingkan dengan triwulan II 2017. Inflasi Jawa Tengah pada triwulan III 2017 tercatat sebesar 3,58% (yoy), mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Secara triwulanan, Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar -0,18% (qtq), berbalik arah dibandingkan triwulan II 2017 yang mencatatkan inflasi sebesar 1,34% (qtq). Berdasarkan disagregasi inflasi , penurunan laju inflasi tahunan pada triwulan III 2017 terutama disebabkan oleh kelompok volatile food yang mengalami deflasi sebesar -1,23% (yoy). Deflasi pada kelompok volatile food didorong oleh terjadinya penurunan berbagai harga bahan makanan serta masuknya musim panen beberapa komoditas.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel