​​Kajian Ekonomi Keungan Regional Provinsi Jawa Barat Mei 2017​ - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
23 Januari 2020
​​

Perekonomian Jawa Barat pada triwulan I 2017 tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya, yakni dari 5,45% (yoy) pada triwulan IV 2016 menjadi 5,24% (yoy) pada triwulan I 2017. Namun demikian, LPE Jawa Barat kembali tercatat di atas Nasional yang tumbuh sebesar 5,01% (yoy).

Perlambatan LPE Jawa Barat pada triwulan I 2017 terutama disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan konsumsi pemerintah dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Melambatnya konsumsi pemerintah disebabkan karena pada triwulan I 2016 belanja Pemerintah Daerah mengalami akselerasi dalam rangka persiapan penyelenggaraan acara PON dan Peparnas. Adapun perlambatan PMTB/investasi khususnya terjadi pada investasi nonbangunan, di mana investor diperkirakan masih wait and see terhadap perkembangan ekonomi regional khususnya di tengah berlangsungnya Pilkada di sejumlah daerah.

LPE Jawa Barat diperkirakan meningkat pada triwulan II 2017, terutama didorong oleh ekspansi konsumsi rumah tangga. Hal ini terutama dipengaruhi oleh faktor seasonal faktor seasonal yakni pergeseran momen Ramadhan dan Lebaran menjadi seluruhnya berlangsungnya pada triwulan II, di mana pada tahun 2016 sebagian momen Ramadhan dan Lebaran berlangsung pada awal triwulan III 2016.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel