Profil - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
21 Agustus 2019
Profil Provinsi Bali
Pilih Provinsi    
​Letak Wilayah
Provinsi Bali terdiri dari beberapa pulau, yakni Pulau Bali sebagai pulau terbesar, Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Serangan (terletak di sekitar kaki Pulau Bali) dan Pulau Menjangan yang terletak di bagian barat Pulau Bali. Secara geografis, Provinsi Bali terletak pada posisi titik koordinat 8o03’40 – 8o50’48” LS (Lintang Selatan) dan 114o25’53” – 115o42’40” BT (Bujur Timur), dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
- sebelah utara dengan Laut Jawa,
- sebelah selatan dengan Samudera Indonesia,
- sebelah barat dengan Selat Bali/Provinsi Jawa Timur,
- sebelah timur dengan Selat Lombok/Pulaju Lombok

Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk
Luas wilayah Provinsi Bali secara keseluruhan mencapai 5.636,66 km2 atau 0,29% dari luas kepulauan Indonesia. Daerah pemerintahan Provinsi Bali saat ini terbagi menjadi delapan kabupaten dan satu kota, yakni Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng dan Kota Denpasar yang juga merupakan ibukota provinsi. 

Jika dilihat dari luas wilayahnya, maka Kabupaten Buleleng memiliki luas terbesar 1.365,88 km2 atau 24,25% dari luas provinsi, diikuti oleh Jembrana seluas 841,80 km2 (14,94%), Karangasem seluas 839,54 km2 (14,90%), dan Tabanan seluas 839,30 km2 (14,90%). Sisanya adalah Bangli 520,81 km2, Badung 420,09 km2, Gianyar 368,00 km2, dan Klungkung 315,00 km2, dengan total luas wilayah sekotar 31,01% dari luas provinsi.

Jumlah penduduk Bali tahun 2000 (Sensus Penduduk) sebanyak 3.146.999 jiwa atau dengan kepadatan penduduk 555 jiwa/km2 dan tingkat pertumbuhan penduduk 1,19% per tahun selama periode tahun 1990 - 2000. Untuk tahun 2005 jumlah penduduk Bali berdasarkan angka sementara sebanyak 3.431.368 jiwa (hasil Susenas 2005).

Iklim
Wilayah Bali secara umum beriklim laut tropis, yang dipengaruhi oleh angin musim. Terdapat musim kemarau dan musim hujan yang diselingi oleh musim pancaroba. Selama tahun 2005, suhu/temperatur tertinggi terjadi di Kota Denpasar dengan suhu 27,7oC dan suhu terendah terjadi di Kabupaten Tabanan dengan suhu 24oC.

Dilihat dari curah hujan di masing-masing kota dan kabupaten di Provinsi Bali, Kota Jembrana memiliki curah hujan tertinggi bila bulan November dan terendah di bulan Juli dengan rata-rata kelembaban udara antara 77,77% hingga 82,4%.

Dataran rendah di bagian selatan lebih lebar bila dibandingkan dengan dataran rendah di bagian utara. Kondisi alam seperti ini sangat berpengaruh terhadap iklim di Bali. Umumnya wilayah Bali bagian selatan turun hujan lebih banyak dari bagian utara terutama pada bulan Desember hingga Februari. Pada periode itu angin bertiup dari arah barat dan barat laut, sedangkan pada bulan Agustus angin bertiup dari arah timur dan tenggara. Pada bulan Maret sampai Mei angin bertiup berubah-ubah arah, dengan rata-rata kecepatan angin berkisar antara 4 - 9 knot.

Topografi
Relief dan topografi Pualu Bali digambarkan dengan membentangnya pegunungan di tengah-tengah yang memanjang dari barat ke timur. Diantara pegunungan tersebut terdapat gunung berapi, yaitu Gunung Batur (1.717 meter) dan Gunung Agung (3.142 meter). Sedangkan gunung yang tidak berapi antara lain adalah Gunung Merbuk (1.356 meter), Gunung Patas (1.414 meter) dan Gunung Seraya (1.058 meter) serta beberapa gunung lainnya. Adanya pegunungan tersebut menyebabkan wilayah Bali secara geografis terbagi dalam dua bagian yang tidak sama, yakni:
- Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai,
- Bali Selatan dengan dataran rendah yang luas dan landai.

Selain itu, Provinsi Bali juga memiliki empat buah danau, yakni Danau Buyan, Danau Beratan, Danau Tamblingan, dan Danau Batur.
Jenis tanah yang ada di Bali sebagian besar didominasi oleh tanah Regusol dan Latasol serta sebagian kecil saja terdapat jenis tanah Alluvial, Mediteran dan Andosol. Jenis tanah Latosol yang sangat peka terhadap erosi tesebar di bagian barat sampai daerah Kalopaksa, Petemon, Ringdikit dan Pempatan. Di samping itu juga terdapat di sekitar Gunung Penyu, Gunung Pintu, Gunung Juwet dan Gunung Seraya yang secara keseluruhan meliputi 44,9% dari luas Pulau Bali.
Jenis tanah Regosol yang sangat peka terhadap erosi terdapat di bagian timur Amlapura sampai Culik. Jenis tanah ini terdapat juga di pantai Singaraja sampai Seririt, Bubunan, Kekeran di sekitar Danau Tamblingan, Buyan, dan Beratan, sekitar hutan Batukaru, serta sebagian kecil di Pantai Selatan Desa Kusamba, Sanur, Benoa, dan Kuta. Jenis tanah ini meliputi sekitar 39,93% dari luas Pulau Bali.

Kondisi Ekonomi
Kondisi ekonomi Provinsi Bali tahun 2005 dapat dilihat dari struktur perekonomian, distribusi persentase PDRB tahun 2005 masih didominasi oleh sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (30,84%), sektor pertanian (21,79%) dan sektor jasa-jasa (14,00%). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Bali atas dasar harga berlaku tahun 2005 sebesar Rp 33.986.356,53, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan tahun 2005 sebesar Rp 21.072.444,79.  Produk Domestik Regional Bruto per kapita atas dasar harga berlaku tahun 2005 sebesar Rp 9.890.939,96 sedangkan Produk Domestik Regional Bruto per kapita atas dasar harga konstan tahun 2005 sebesar Rp 6.139.851,99.
 
Show Left Panel