Wisata - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
28 Januari 2020
Profil Provinsi Bangka Belitung
Pilih Provinsi    
Kepulauan Bangka Belitung mempunyai potensi wisata yang sangat potensial baik wisata pantai, wisata alam, wisata budaya, maupun wisata sejarah diantaranya adalah:

1. Wisata Pantai
Hampir di setiap bagian pulau Bangka dan Belitung memiliki pantai yang indah, bersih, landai dan masih alami. Beberapa di antaranya adalah:
  • Pantai Pasir Padi
    Terletak di Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Pantai ini berpasir coklat dan bersih
  • Pantai Matras
    Terletak di desa Matras, kelurahan Sinar Jaya, kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka yang terletak di sebelah timur laut Pulau Bangka. Pantai ini landai dan berpasir putih dengan panjang pantai 3 km dan lebar 20-30 m. pantai ini dilatarbelakangi pepohonan kelapa dan aliran sungai alami.
  • Pantai Parai Tenggiri
    Terletak di Desa Matras, kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dilengkapi dengan fasilitas wisata resort dan klasifikasi hotel berbintang empat.
  • Pantai Tanjung Pesona
    Terletak di Desa Rambak, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Sungailiat, berjarak sekitar 9 km dari kota Sungailiat. Pantai ini berada di tengah antara Pantai Teluk Uber dan Pantai Tikus. Mempunyai panorama laut lepas, di atas tanjung dengan bebatuan besar. Dilengkapi dengan fasilitas wisata dengan klasifikasi hotel berbintang tiga.
  • Pantai Air Anyer
    Terletak di Desa Air Anyer, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, berjarak sekitar 15 km dari Kota Sungailiat ke arah Pangkalpinang. Sering diadakan Upacara Rebo Kasan sebagai ucapan syukur dan doa kepada Tuhan YME sebelum pergi ke laut untuk mencari ikan.
  • Pantai Penyusu​k
    Terletak di Desa Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, berjarak sekitar 7 km dari Kota Sungailiat. Panjang pantai sekitar 4 km, landai, berpasir putih dengan air yang jernih. Di pantai ini wisatawan dapat menyaksikan saat matahari terbenam.
  • Pantai Tanjung Kalian
    Terletak di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, terletak sekitar 9 km dari kota Mentok. Di sini terdapat Mercusuar yang dibangun pada tahun 1862. terdapat pula monument peringatan 21 (dua puluh saru) perawat Australia yang gugur dalam peristiwa pemboman kapal laut Australia oleh tentara Jepang pada tanggal 16 Februari 1942.
2. Wisata Alam
  • Hutan Wisata Sungailiat
    Obyek wisata ini terletak di Kelurahan Parit Padang, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, tepatnya di jantung kota Sungailiat yang berhadapan dengan Masjid Agung. Tempat ini sering digunakan untuk berkemah bagi para pelajar, pramuka dan remaja. Tempat ini juga cocok untuk istirahat sekedar menikmati pepohonan yang lebat dan tinggi.
  • Kolam Pemancingan
    Obyek wisata ini terlerak di Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, berada di pinggir jalan Jenderal Sudirman, Sungailiat. Tempat ini sering digunakan oleh masyarakat untuk beristirahat sambil menyalurkan hobi memancing ikan air tawar yang cukup beragam.
  • Pemandian Air Panas Tirta Pemali
    Obyek wisata ini merupakan aset wisata unggulan disamping wisata pantai. Terletak di Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka dan Kota Sungailiat. Lokasi sumber air panas di Pemali pertama kali ditemukan pada zaman pemerintah kolonial Belanda pada saat melakuknan eksplorasi timah oleh perusahaan B.T.W (Banka Tim Winning Bedrijf) yaitu perusahaan milik Belanda yang khusus bergerak di sektor pertambangan timah Pulau Bangka. Setelah kemerdekaan RI, perusahaan penambangan timah diambil alih dan pemerintah kolonial menjadi sebuah perusahaan pertambangan yang dimiliki oleh negara, yakni PT. Timah dan secara otomatis keberadaan lokasi sumber air panas menjadi bagian kepemilikan dan pengelolaan PN.Timah. pada era dasawarsa 1970-an, Air Panas Pemali dipugar dan dikembangkan oleh perusahaan timah, yang selama beberapa tahun sempat terawat dengan baik dan menjadi salah satu tempat rekreasi masyarakat. Air panas tersebut berasal dari tanah aktif yang mengeluarkan belerang dan sangat cocok bagi wisatawan yang datang untuk kesehatan atau menghilangkan pegal-pegal dengan cara berendam di kolam yang telah disediakan.
  • Pemandian Air Panas Nyelanding
    Obyek wisata ini terletak di Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, berlokasi sekitar 68,5 km di antara ibukota Kabupaten Bangka Tengah, Koba dan ibukota Kabupaten Bangka Selatan, Toboali. Obyek wisata ini masih sangat alami berada di tengah hutan dan belum ada fasilitas yang mendukung areal tersebut.
  • Pemandian Air Panas Dendang
    Terletak di Desa Dendang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, berlokasi sekitar 71 km dari kota Sungailiat atau sekitar 59 km dari ibukota Kabupaten Bangka Barat, Mentok. Obyek wisata ini masih alami, belum ada fasilitas pendukung dan penataan yang baik.
  • Desa Wisata Nelayan Kurau
    Terletak di Desa Kura, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Barat, sekitar 50 km ke arah selatan dari kota Sungailiat atau sekitar 29 km dari kota Koba. Kegiatan nelayan sehari-hari di perkampungan nelayan dengan suasana kesederhanaan perkampungannya adalah sebagai pencari ikan tradiosional laut. Wisatawan yang berkunjung ke perkampungan ini dapat melakukan kegiatan berperahu menelusuri sungai.
  • Kampung Cina
    Perkampunggan masyarakat asli Cina ini dapat kita temui di Parit Tiga Jebus, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Lokasinya berjarak sekitar 124 km dari kota Sungailiat atau sekitar 78 km dari kota Mentok atau sekitar 58 km dari Kecamatan Kelapa. Pemukiman ini terdapat juga di daerah Kuto Panji, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, sekitar 54 km dari Kota Sungailiat. Selain itu terdapat pula Kampung Gedong, Desa Lumut, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, sekitar 51 km dari kota Sungailiat atau sekitar 14 km dari kota Belinyu. Kampung Gedong merupakan perkampungan tua milik sekitar 50 kepala keluarga dari generasi pertama etnis Tionghoa yang datang ke Pulau Bangka untuk dipekerjakan sebagai buruh di pertambangan timah. Kehidupan penduduk perkampungan Cina tersebut rata-rata berdagang dan pembuat makanan khas Bangka seperti kerupuk, kemplang, getas dll.
  • Air Terjun Sadap
    Terletak di Desa Perlang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, sekitar 7 km dari Kota Koba. Tempat ini masih alami, belum ada fasilitas yang mendukung.
  • Desa Wisata Bali
    Terdaoat di Trans VI Batu Betumpang, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, sekitar 40 km dari Kota Sungailiat atau sekitar 50-80 km dari kota Toboali. Desa ini merupakan desa percontohan dengan penduduk yang berasal dari Bali. Perkampungan desa ini bersih, masyarakatnya bersifat gotong-royong, mempunyai Balai Banjar serta Pura tempat sembahyang untuk Hindu Bali. Di kampung ini dapat pula disaksikan atraksi seni budaya. 
  • Gunung Maras
    Terdapat di Desa Rambang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, sekitar 70 km dari kota Sungailiat atau sekitar 33 km dari Kota Belinyu. Merupakan salah satu aset wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi terutama oleh penggemar olahraga lintas alam seperti hiking, kamping dan mendaki gunung. Alamnya indah dengan pepohonan yang cukup lebat.
  • Gunung Menumbing
    Terletak di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sekitar 30 km dari Kota Mentok. Gunung ini berada pada ketinggian sekitar 800 m dari permukaan laut. Di lokasi ini terdapat hotel dengan fasilitas yang cukup memadai dan terdapat kamar Presiden pertama RI, Soekarno yang pernah dibuang di Pulau Bangka dan menjadi saksi sejarah bagi bangsa Indonesia pada masa kemerdekaan.
  • Wisata Alam Bebas/BIO (Bangka Island Outdoor)
    Terletak di Desa Deniang, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, sekitar 16 km dari kota Sungailiat. Kawasan ini merupakan peninggalan penambangan timah yang dibentuk untuk kegiatan alam bebas. Para wisatawan dapat melakukan kayaking, jungle tracking, mangrove walk, alpine tower, mountain cycling dll.
Show Left Panel