Ekonomi - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
26 Januari 2020
Profil Provinsi Bangka Belitung
Pilih Provinsi    
Perekonomian Bangka Belitung sangat tergantung pada sektor industri, pertambangan dan pertanian yang secara gabungan memberi kontribusi sebesar 65,42  persen dari total PDRB Bangka Belitung pada tahun 2006. Di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat industri besar milik pemerintah seperti PT. Timah,serta beberapa industri perkebunan dan pariwisata milik swasta.

Tabel 
Struktur Ekonomi Sektoral Kepulauan Bangka Belitung
Triwulan IV  2006 (persen)

Sektor

2006

I

II

III

IV

1. Pertanian

17,14

18,96

20,39

19,63

2. Pertambangan dan Penggalian

21,55

21,20

20,42

20,16

Sektor Primer

38,69

40,16

40,81

39,79

 

 

 

 

 

3. Industri Pengolahan

24,77

24,34

24,61

25,63

4. Listrik

0,79

0,78

0,75

0,75

5. Bangunan

6,51

5,98

5,81

5,61

Sektor Sekunder

32,07

31,11

31,17

31,99

 

 

 

 

 

6. Perdagangan

14,76

14,50

14,19

14,52

7. Pengangkutan dan Komunikasi

3,91

3,73

3,47

3,52

8. Keuangan

3,12

3,05

2,97

296

9. Jasa-Jasa

7,46

7,44

7,38

7,22

Sektor Tersier

29,25

28,72

28,01

28,22

T o t a l

100,00

100,00

100,00

100,00

Potensi Ekonomi:

  1. Pertambangan dan penggalian
    - Timah merupakan komoditas pertambangan utama di Babel
    - Komoditas pertambangan yang lain itu adalah kaolin 
  2. Perkebunan
    Komoditas perkebunan yang sangat popular adalah lada yang terkenal dengan sebutan “Muntok white pepper”. Menjadi komoditas andalan beberapa tahun yang lalu namun dalam perkembangannya mengalami penurunan produksi disebabkan oleh penurunan harga lada serta konversi lahan maupun tenaga kerja ke sektor pertambangan. Komoditas perkebunan lainnya adalah sawit dan karet.
  3. Perikanan
    Potensi di bidang perikanan yang sangat besar terkait dengan luas wilayah yang sebagian besar (79,90 %) terdiri dari perairan.
Show Left Panel