Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung November 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
30 Januari 2020

​Pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung triwulan III 2017 melambat dibandingkan Triwulan II 2017. Dari sisi produksi, perlambatan kinerja perekonomian disebabkan karena lapangan usaha perkebunan dan perikanan yang mengalami kontraksi. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, perlambatan didorong oleh kinerja PMTB yang melambat dan meningkatnya impor antar daerah yang menjadi pengurang PDRB. ​

Pada triwulan III tahun 2017 realisasi pendapatan daerah Provinsi dan Kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung rata-rata mencapai 70,42% - 82,06%, sementara realisasi belanja berkisar 50,87% - 55,67%. Semua kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami surplus anggaran pada triwulan III tahun 2017 mencapai 14,57% - 38,82% terhadap realisasi pendapatan daerah.

Pada triwulan III tahun 2017, tekanan inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menurun dibandingkan triwulan II 2017. Inflasi triwulan III 2017 mencapai sebesar 3,59% (yoy) menurun dari triwulan sebelumnya yang mencapai 7,11% (yoy) disebabkan antara lain oleh penurunan dari seluruh kelompok disagregasi inflasi. Secara tahun berjalan inflasi Prov. Kep. Bangka Belitung adalah sebesar 1,47% (ytd).

Stabilitas sistem keuangan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan III tahun 2017 tetap terjaga yang terlihat dari pertumbuhan positif aset dan meningkatnya indikator aset dan dana pihak ketiga. Pertumbuhan kredit dan intermediasi mengalami perlambatan. Namun, rasio kredit bermasalah yang membaik. Kedepan tren pertumbuhan positif ini akan diprediksi tetap terjaga, seiring dengan optimisme pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2018 diperkirakan melambat didukung menurunnya konsumsi rumah tangga paska Natal dan tahun Baru, masih terbatasnya investasi dan konsumsi pemerintah. Ekspor diperkirakan masih membaik seiring dengan konsistensi membaiknya harga komoditas timah. Sementara itu, tekanan inflasi diperkirakan sedikit meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya dan dalam level yang terkendali.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel