KEKR Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agustus 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
23 Januari 2020

Perekonomian Bangka Belitung Triwulan II-2017 tumbuh sebesar 5,36% (yoy), tumbuh melambat dibanding triwulan sebelumnya 6,40% (yoy). Perlambatan terutama bersumber dari perlambatan lapangan usaha industri pengolahan dan terkontraksinya pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, perlambatan didorong oleh perlambatan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi dan ekspor. ​

Stabilitas keuangan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan II tahun 2017 tetap terjaga dan membaik, yang terlihat dari pertumbuhan positif beberapa indikator utama. Kedepan pertumbuhan positif ini akan tetap berlangsung, seiring dengan terus membaiknya pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. ​

Transaksi sistem pembayaran secara umum tumbuh melambat. Transaksi non tunai melalui kliring melambat sementara transaksi tunai mengalami net outflow paska Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk mendukung penyediaan uang layak edar, dilakukan kas keliling dan penukaran di perbankan. ​

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2017 diperkirakan meningkat didukung membaiknya konsumsi rumah tangga, meningkatnya ekspor, meningkatnya investasi dan realisasi pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah yang lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya. Ekspor diperkirakan mulai meningkat seiring dengan mulai membaiknya harga komoditas timah. Sementara itu, tekanan inflasi diperkirakan sedikit menurun dibandingkan triwulan sebelumnya dan dalam level yang terkendali.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel