​Laporan Perekonomian Provinsi Aceh Mei 2019 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
07 Juli 2020

​​​Kinerja ekonomi Aceh pada triwulan I-2019 tercatat tumbuh 3,88%(yoy) atau lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya (5,43%, yoy). Ditinjau dari sisi sektoral, pertumbuhan tersebut bersumber dari sektor pertanian dan sektor pertambangan. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi pemerintah, investasi, serta konsumsi rumah tangga menjadi sumber utama kinerja ekonomi pada triwulan laporan.

Sesuai pola musimannya, pada periode Ramadhan dan Lebaran, pertumbuhan ekonomi Aceh diperkirakan akan meningkat pada triwulan II-2019. Dari sisi pengeluaran, peningkatan tersebut diprakirakan utamanya didukung oleh akselerasi pada komponen konsumsi rumah tangga. Sementara dari sisi sektoral, kinerja sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, dan administrasi pemerintahan diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tingkat realisasi pendapatan terhadap pagu APBA Pemerintah Provinsi Aceh pada Triwulan I-2019 lebih tinggi dibandingkan realisasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan realisasi pendapatan tersebut bersumber dari peningkatan realisasi Pendapatan Asli Aceh serta Pendapatan Transfer. Realisasi belanja terhadap pagu APBA juga mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan realisasi belanja APBA terutama didorong oleh peningkatan realisasi Belanja Operasi, Transfer dan Belanja Tak Terduga. Begitupun dengan belanja APBN yang mengalami peningkatan dan bersumber dari pos Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Penurunan laju Inflasi Aceh terjadi seiring dengan turunnya harga komoditas volatile food di masyarakat. Sementara itu, komoditas administered price dan core inflation menjadi pendorong inflasi di Aceh seiring dengan adanya kebijakan peningkatan tarip jasa angkutan udara serta meningkatnya harga bahan bangunan.

Inflasi Aceh pada triwulan II-2019 diprakirakan akan lebih tinggi dibanding triwulan I-2019, yaitu dalam kisaran 2,74% - 3,14%(yoy). Beberapa hal yang diprakirakan dapat mendorong peningkatan inflasi meliputi Hari Meugang, Hari Raya Idul Fitri, potensi masih tingginya tariff angkutan udara, belum masuknya masa panen beberapa komoditas pangan serta libur panjang siswa sekolah

Stabilitas Sistem Keuangan di Provinsi Aceh pada tiwulan I-2019 masih terjaga diiringi dengan penurunan risiko yang tercermin dari penurunan Non Performing Loan (NPL). Namun demikian, penyaluran pembiayaan/kredit perbankan kepada korporasi dan rumah tangga mengalami perlambatan. Di sisi lain, pertumbuhan penyaluran kredit UMKM kembali meningkat dibanding triwulan sebelumnya dengan tingkat risiko kredit yang berada di bawah ambang batas 5%.

Uang kartal pada triwulan laporan tercatat net inflow sebesar Rp0,81 triliun. Kondisi tersebut sesuai dengan pola net inflow di setiap awal tahun. Transaksi ritel melalui SKNBI tercatat sebesar 78.682 transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp3,06 triliun atau turun sebesar 22,67%(qtq) dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar Rp3,96 triliun.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Aceh hingga bulan Februari 2019 tercatat 5,53%, lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (6,55%). Sementara itu, tingkat Kemiskinan juga turun dari 15,92% pada September 2017 menjadi menjadi 15,68% pada September 2018.

Perekonomian Aceh pada triwulan II-2019 diperkirakan tumbuh pada rentang 4,86%-5,26%(yoy) sedangkan pada tahun 2019 diperkirakan tumbuh pada kisaran 4,54%-4,94%(yoy). Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibanding perkiraan triwulan II-2018 (4,64-5,04%, yoy) dan keseluruhan tahun 2018 (4,61%, yoy). Meningkatnya kinerja ekonomi tersebut diperkirakan bersumber dari konsumsi pemerintah dan investasi. Sementara itu, tekanan inflasi pada tahun 2019 diperkirakan masih berada dalam kisaran yang terkendali dalam rentang 2,85%-3,25%(yoy) dengan perkiraan sumber inflasi berasal dari komponen volatile food.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel