​Kajian Ekonomi Keuangan Regional Provinsi Aceh Mei 2017 - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
15 Agustus 2020

Pertumbuhan ekonomi Aceh secara year on year (yoy) pada Triwulan I 2017 mengalami penurunan dibandingkan triwulan dan tahun sebelumnya. Penurunan kinerja ekonomi dari sisi sektoral disebabkan oleh penurunan kinerja sektor utama, yakni sektor pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Sementara itu, penurunan dari sisi pengeluaran bersumber dari penurunan kinerja komponen konsumsi rumah tangga dan investasi.

Realisasi pendapatan dan belanja Pemerintah Provinsi Aceh terhadap APBD mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan realisasi pendapatan bersumber dari pendapatan perimbangan/transfer dan peningkatan realisasi belanja didorong oleh peningkatan realisasi belanja operasi, namun demikian realisasi belanja modal mengalami penurunan.

Tekanan inflasi tahunan Provinsi Aceh pada akhir Triwulan I 2017 tercatat mengalami penurunan, baik dibandingkan dengan inflasi tahun 2016, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, maupun apabila dibandingkan dengan rata-rata inflasi year on year pada triwulan I dalam tiga tahun terakhir (2014-2016). Inflasi tahunan Aceh sepanjang Triwulan I 2017 disumbang oleh komoditas dari kelompok Volatile foods dan Administered prices.

Kredit perbankan kepada sektor korporasi di Aceh pada Triwulan I 2017 mengalami peningkatan risiko yang tercermin dari peningkatan rasio Non Performing Loan (NPL) dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun di sisi lain penyalurannya mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Di samping itu, Pertumbuhan penyaluran kredit UMKM mengalami peningkatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya serta apabila dilihat dari resikonya, NPL kredit UMKM mengalami penurunan dibanding triwulan sebelumnya , namun masih berada di atas level wajar 5%.

Pada triwulan I 2017, posisi pengedaran uang kartal di Bank Indonesia mengalami net cash inflow, atau aliran uang kartal yang masuk ke Bank Indonesia dari sistem perbankan (inflow) lebih besar daripada aliran uang kartal yang keluar dari Bank Indonesia kepada perbankan dan masyarakat (outflow). Di sisi lain, transaksi ritel melalui SKNBI pada Tw I 2017 mengalami penurunan baik secara triwulanan maupun dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Penurunan aktivitas transaksi melalui SKNBI tersebut sejalan dengan menurunnya konsumsi rumah tangga sebagaimana terkonfirmasi dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) hasil Survei Konsumen Bank Indonesia.

Tingkat partisipasi angkatan kerja hingga bulan Februari 2017 cenderung meningkat dibanding bulan Februari 2016, sedangkan tingkat kemiskinan berdasarkan data terakhir bulan September 2016 menurun dibandingkan dengan kondisi kemiskinan pada bulan September 2015. Penurunan tersebut terutama terjadi pada kemiskinan di daerah pedesaan.

Pada triwulan III 2017 pertumbuhan ekonomi Aceh diperkirakan menurun dibandingkan triwulan II 2017. Berdasarkan indikator terkini, perekonomian ekonomi Aceh pada tahun 2017 juga diperkirakan tumbuh lebih rendah dibandingkan tahun 2016. Di sisi lain, pada akhir tahun 2017 inflasi Aceh berpotensi mengalami peningkatan dibandingkan 2016. Namun pada triwulan III 2017, tren inflasi Aceh diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya.

Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel