Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/16/DKSP tanggal 30 September 2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
29 September 2020
Peraturan                      :  Surat Edaran  Bank Indonesia Nomor 16/16/DKSP tanggal  30 September 2014 tentang 
                                         Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran
 
Tanggal berlaku           : 30 September 2014
 
 
1.      Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) ini diterbitkan sebagai peraturan pelaksanaan dari Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 16/1/PBI/2014 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran.
2.      SEBI perihal Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran terdiri dari 7 bab dengan pokok-pokok pengaturan antara lain berupa:
a.     Penyampaian Pengaduan dan Tindak Lanjut Penyelesaian Pengaduan yang Disampaikan kepada Penyelenggara
Dalam bab ini diatur mengenai pembentukan unit kerja atau fungsi yang menangani dan menyelesaikan pengaduan dan mekanisme penanganan pengaduan.
b.     Penyampaian Pengaduan dan Tindak Lanjut Penyelesaian Pengaduan yang Disampaikan ke Bank Indonesia
Dalam bab ini diatur mengenai penyampaian pengaduan ke Bank Indonesia, permintaan fasilitasi ke Bank Indonesia, dan pelaksanaan fasilitasi oleh Bank Indonesia.
c.     Tata Cara Pelaporan
Dalam bab ini diatur mengenai penyampaian laporan penanganan dan penyelesaian pengaduan Konsumen kepada Bank Indonesia yang tata caranya tunduk pada ketentuan yang berlaku pada masing-masing jasa Sistem Pembayaran.
d.     Tata Cara Pengenaan Sanksi
Dalam bab ini diatur mengenai tata cara pengenaan sanksi dan besarnya sanksi yang tunduk pada masing-masing ketentuan terkait penyampaian laporan penanganan dan penyelesaian pengaduan Konsumen pada masing-masing jasa Sistem Pembayaran serta mekanisme yang dilakukan Bank Indonesia dalam hal melakukan pengenaan sanksi, khususnya saksi denda kepada Penyelenggara yang melanggar.
e.     Alamat Penyampaian Pengaduan dan Surat Menyurat kepada Bank Indonesia
Dalam bab ini diatur mengenai nomor call center, alamat surat menyurat, email, faksimile yang ada di Bank Indonesia dimana Konsumen dapat menyampaikan pengaduan.
3.      Dalam rangka pelaksanaan perlindungan Konsumen jasa Sistem Pembayaran, Penyelenggara diwajibkan:
a.     Menerapkan perlindungan Konsumen yang memenuhi prinsip keadilan dan keandalan, prinsip transparansi, perinsip perlindungan data dan/atau informasi Konsumen, serta prinsip penanganan dan penyelesaian pengaduan Konsumen.
b.     Melakukan publikasi adanya sarana pengaduan atas penggunaan jasa Sistem Pembayaran kepada Konsumen yang dapat dilakukan melalui brosur, leaflet, broadcast  melalui SMS atau email, pengumuman dan/atau media lainnya.
c.     Memasang pengumuman/informasi tertulis di gedung kantor Penyelenggara mengenai tata cara pengaduan Konsumen terkait jasa Sistem Pembayaran termasuk call center yang dapat dihubungi dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami.
d.     Menginformasikan adanya unit kerja atau fungsi yang melakukan penanganan dan penyelesaian pengaduan Konsumen termasuk nomor call center yang dapat dihubungi serta tata cara pengaduan Konsumen setelah Konsumen mendapat persetujuan untuk melakukan kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK), Uang Elektronik, dan/atau jasa Sistem Pembayaran lainnya. 
e.     Menerima, menangani, dan menyelesaikan setiap pengaduan yang disampaikan oleh Konsumen dan/atau perwakilan Konsumen yang terkait dengan kegiatan jasa Sistem Pembayaran.
f.      Memiliki mekanisme dan prosedur penanganan pengaduan Konsumen dalam bentuk tertulis yang paling kurang terdiri atas:
1)     Mekanisme dan prosedur penerimaan pengaduan;
2)     Mekanisme dan prosedur penanganan dan penyelesaian pengaduan; dan
3)     Mekanisme dan prosedur pemantauan penanganan dan penyelesaian pengaduan.
g.     Menyampaikan laporan penanganan dan penyelesaian pengaduan Konsumen kepada Bank Indonesia dengan tata cara sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing jasa Sistem Pembayaran.
4.      Konsumen dapat menyampaikan pengaduan kepada Bank Indonesia sepanjang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a.      Konsumen telah menyampaikan pengaduan kepada Penyelenggara namun tidak terdapat kesepakatan antara Konsumen dengan Penyelenggara;
b.      permasalahan yang diadukan tidak sedang dalam proses atau belum pernah diputus oleh lembaga arbitrase atau peradilan atau belum terdapat kesepakatan yang difasilitasi oleh suatu lembaga mediasi; dan
c.      Konsumen mengalami potensi kerugian finansial yang ditimbulkan oleh Penyelenggara dengan nilai tertentu yang ditentukan oleh Bank Indonesia.
 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel