Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 10/38/DPM - Fasilitas Likuiditas Intrahari Bagi Bank Umum - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
21 Oktober 2020
Ringkasan Peraturan Perundang-undangan Bank Indonesia

Peraturan : Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 10/38/DPM tanggal 14 November 2008 perihal Fasilitas Likuiditas Intrahari Bagi Bank Umum
Berlaku : 14 November 2008

Ringkasan :

  1. Syarat Bank agar dapat memperoleh FLI:
    1. menandatangani Perjanjian Penggunaan FLI dan menyampaikan dokumen pendukung yang dipersyaratkan;
    2. memiliki surat berharga yang dapat direpokan kepada Bank Indonesia berupa SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dan/atau SUN (Surat Utang Negara);
    3. tidak sedang dikenakan sanksi penangguhan sebagai Bank peserta Sistem BI-RTGS dan/atau penghentian sebagai Bank peserta kliring; dan
    4. berstatus aktif sebagai peserta BI-SSSS.
  2. Pemberitahuan persetujuan atau penolakan permohonan FLI disampaikan oleh Bank Indonesia kepada Bank paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah dokumen diterima oleh Bank Indonesia secara lengkap.
  3. FLI dilakukan dengan mekanisme transaksi repo dengan menggunakan surat berharga berupa SBI dan/atau SUN milik Bank yang bersangkutan yang tercatat dalam rekening perdagangan dalam BI-SSSS.
  4. Pelaksanaan/pengajuan transaksi repo dalam FLI
    1. Dalam rangka FLI-RTGS, Bank harus memindahkan SBI dan/atau SUN dari rekening perdagangan ke rekening FLI-RTGS pada BI-SSSS pada saat Bank membutuhkan FLI-RTGS (self assessment) selama jam operasional BI-RTGS sampai dengan cut-off warning sistem BI-RTGS.
    2. Dalam rangka FLI-Kliring, Bank harus memindahkan SBI dan/atau SUN dari rekening perdagangan ke rekening FLI-Kliring dalam rangka pemenuhan kewajiban penyediaan pendanaan awal (prefund) pada awal hari sebelum Kliring Debet dimulai.
  5. Penggunaan FLI-RTGS
    1. Penggunaan FLI-RTGS dapat dilakukan sejak Sistem BI-RTGS dibuka sampai dengan cut-off warning Sistem BI-RTGS sepanjang Bank telah memindahkan SBI dan/atau SUN ke rekening FLI-RTGS.
    2. Penggunaan FLI-RTGS dilakukan secara otomatis pada saat saldo rekening giro Rupiah Bank di Bank Indonesia tidak mencukupi untuk penyelesaian transaksi keluar (outgoing) Sistem BI-RTGS dan penyelesaian akhir Kliring Debet.
  6. Penggunaan FLI-Kliring Dilakukan secara otomatis pada saat saldo rekening giro Rupiah Bank di Bank Indonesia tidak mencukupi untuk memenuhi kewajiban Bank dalam penyelesaian akhir Kliring Debet sepanjang Bank telah memindahkan surat berharga ke rekening FLI-Kliring.
  7. Penyelesaian FLI
    1. Atas penggunaan FLI, Bank wajib menyelesaikan FLI pada hari penggunaan FLI (T+0) paling lambat sampai dengan pre cut-off time Sistem BI-RTGS.
    2. Penyelesaian dilakukan secara otomatis oleh Sistem BI-RTGS setiap terdapat transaksi masuk (incoming transaction) ke rekening giro Rupiah Bank di Bank Indonesia.
  8. Bank Indonesia mengenakan biaya atas penggunaan FLI yang dihitung dengan cara sebagai berikut :
    1. Untuk penggunaan FLI dalam 1 (satu) jam pertama, biaya atas penggunaan FLI dihitung berdasarkan akumulasi nilai nominal FLI yang digunakan Bank (extend) dengan waktu penggunaan dibulatkan menjadi 1 (satu) jam.
    2. Untuk penggunaan FLI setelah 1 (satu) jam pertama, biaya penggunaan FLI dihitung sesuai dengan posisi (outstanding) nominal FLI yang digunakan dengan waktu penggunaan dibulatkan ke atas dalam hitungan menit terdekat.
  9. Dalam hal Bank tidak menyelesaikan FLI sampai dengan batas waktu (pre cut-off time) Sistem BI-RTGS), maka terhadap nilai FLI yang tidak dapat diselesaikan diberlakukan sebagai transaksi repo dengan Bank Indonesi dengan jangka waktu 1 (satu) hari.
  10. Dengan berlakunya Surat Edaran Bank Indonesia ini maka Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/34/DPM tanggal 3 Agustus 2005 tentang Fasilitas Likuiditas Intrahari Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Bank Indonesai Nomor 7/46/DPM tanggal 27 September 2005 perihal Perubahan Atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 7/34/DPM dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  11. Ketentuan peralihan Bank yang pada saat berlakunya Surat Edaran Bank Indonesia ini telah menandatangani Perjanjian Penggunaan dan Pengagunan FLI harus mengganti dengan Perjanjian Penggunaan FLI sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Bank Indonesia ini.
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel