Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
21 Mei 2019

STRATEGI NASIONAL PENGEMBANGAN DAN PENDALAMAN PASAR KEUANGAN 2018 – 2024 

Pasar keuangan memiliki peran strategis sebagai sumber pendanaan kegiatan ekonomi, media transmisi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, hingga stabilitas sistem keuangan. Sejumlah penelitian telah menegaskan bahwa fenomena pasar keuangan yang dalam dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Berbagai terobosan dalam mendukung pasar keuangan juga semakin mendesak untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang menjadi prasyarat pertumbuhan ekonomi berkesinambungan. Setidaknya 49,98% dana dari pasar keuangan ditargetkan menjadi salah satu penunjang pembangunan infrastruktur pada 2020-2024.

Inisiatif-inisiatif strategis pengembangan pasar keuangan Indonesia di masa yang akan datang harus mampu mendorong pencapaian karakteristik sebagai pasar keuangan yang dalam dan mampu bersaing di tingkat global. Karakteristik tersebut antara lain: pertama, mampu menyediakan alternatif sumber pembiayaan dan investasi bagi pelaku ekonomi; kedua, mampu memfasilitasi kebutuhan mitigasi risiko bagi para pelaku pasar; ketiga, mampu mendorong efisiensi transaksi di pasar keuangan melalui penyempurnaan kualitas infrastruktur pasar keuangan.

Akselerasi pengembangan dan pendalaman pasar keuangan hanya mampu dicapai melalui penguatan koordinasi antarotoritas dan lembaga terkait di pasar keuangan. Otoritas pasar keuangan Indonesia perlu menyusun dan menyepakati sebuah strategi nasional sebagai acuan sekaligus komitmen bagi semua pemangku kepentingan dalam upaya pengembangan dan pendalaman pasar keuangan Indonesia. Dalam hal ini, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membentuk Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FK-PPPK).

Salah satu mandat yang diberikan kepada FK-PPPK adalah menyusun Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan (SN-PPPK). SN-PPPK merupakan single policy framework yang komprehensif dan terukur yang diarahkan untuk merealisasikan visi menciptakan pasar keuangan yang dalam, likuid, efisien, inklusif, dan aman. FK-PPPK mengembangkan kerangka (framework) dengan menggunakan pendekatan top down yang mencakup tiga pilar utama. Ketiga pilar tersebut adalah (1) sumber pembiayaan ekonomi dan pengelolaan risiko, (2) pengembangan infrastruktur pasar, serta (3) koordinasi kebijakan, harmonisasi ketentuan, dan edukasi.

Ketiga pilar tersebut dielaborasi ke dalam tujuh elemen pengembangan yang akan diimplementasikan pada tujuh pasar keuangan, yakni pasar obligasi pemerintah, pasar obligasi korporasi, pasar uang, pasar valas, pasar saham, pasar structured product, dan pasar keuangan syariah.

Tahapan implementasi SN-PPPK dibagi ke dalam tiga fase, yaitu fase penguatan fondasi yang berlangsung pada 2018- 2019, fase percepatan yang berlangsung pada 2020-2022, dan fase pendalaman yang berlangsung pada 2023-2024.

SNPPPK-2018-2024.pdfBuku Strategi Nasional Pengembangan dan Pendalaman Pasar Keuangan 2018-2024.pdf (download)


Show Left Panel