Bank Indonesia Institute Meraih Akreditasi Internasional CLIP dari EFMD - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
25 September 2020
Bank Indonesia resmi menjadi bank sentral pertama dunia yang memiliki corporate university dengan standar internasional, hal ini hal ini ditandai dengan diperolehnya akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) berjangka waktu 5 (lima) tahun dari lembaga internasional European Foundation for Management Development (EFMD) pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 lalu. Akreditasi CLIP merupakan pencapaian tertinggi yang diberikan EFMD kepada lembaga pembelajaran (corporate university) yang memenuhi kualifikasi standar CLIP dengan sangat memuaskan. 
 
EFMD adalah sebuah lembaga standarisasi internasional di bidang pembelajaran yang berbasis di Brussels, Belgia. Berdiri sejak tahun 1972, EFMD beranggotakan 934 lembaga pembelajaran dari 88 negara, dimana 71 diantaranya adalah lembaga pembelajaran (corporate university) dari institusi pemerintah dan swasta termasuk 3 bank sentral yaitu Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia dan Bank of Russia. Diantara institusi tersebut, sampai saat ini tercatat hanya 21 corporate universities yang telah memperoleh akreditasi CLIP di seluruh dunia. Akreditasi CLIP memiliki dua kategori, yakni akreditasi CLIP berjangka waktu 3 (tiga) tahun dan akreditasi CLIP berjangka waktu 5 (lima) tahun.
 
Perolehan akreditasi ini menegaskan bahwa leadership BI Intitute sebagai lembaga pembelajaran terkemuka telah memenuhi standar international best practices dan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pembelajaran lain ditataran global.
 
Dalam laporannya, komite assessment CLIP-EFMD menyatakan bahwa ada 3 (tiga) faktor kunci yang mendukung suksesnya hasil akreditasi BI Institute, yaitu:
1. Kuatnya komitmen jajaran pimpinan Bank Indonesia terhadap pengembangan kompetensi sumber daya manusia;
2. Dukungan fungsi riset dalam program pembelajaran;
3. Integrasi pembelajaran dalam framework manajemen sumber daya manusia.
 
Selain itu, Steering Committee CLIP-EFMD juga mengapresiasi kekuatan yang dimiliki BI Insitute yaitu:
• kuatnya proses kajian kebutuhan pembelajaran baik secara top down maupun bottom up;
• adanya dukungan dan apresiasi yang kuat dari seluruh lini di Bank Indonesia terhadap proses pembelajaran;
• adanya dukungan sarana dan prasarana yang memadai dalam pelaksanaan program pembelajaran; dan terakhir
• tersedianya portofolio program pembelajaran yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di bank sentral.
 
Hal ini merupakan pengakuan atas posisi strategis BI Institute sebagai lembaga pembelajaran yang mempersiapkan kompetensi dan kapabilitas aset utama sebuah bank sentral, yaitu sumber daya manusia. Ke depan, kualitas sumber daya manusia yang optimal diharapkan dapat mendukung pencapaian visi Bank Indonesia untuk menjadi bank sentral terbaik di emerging market yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian.
 
Informasi lebih lanjut, dapat dilihat dalam link berikut : https://blog.efmdglobal.org/2019/10/21/bi-institute-accredited-by-clip/
 
BI Institute_EFMD.jpg

 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel