Bank Indonesia Institute Dorong <em>Startup</em> Jadi Motor Ekonomi Baru - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
07 Juli 2020
BANDUNG  -- Akademi Leadership dan General Management (ALGM) Bank Indonesia Institute– menyelenggarakan Youth Economic Leadership Program (YELP) angkatan ketiga bagi 52 pemuda pelaku usaha rintisan (startups) di Hotel Trans Studio Bandung 25-27 September 2019.
 
YELP adalah program intensif untuk membekali para pemuda berbakat dari seluruh Indonesia dengan mind-set, tool-set, dan skill-set sebagai bekal bagi mereka untuk menjadi pemimpin ekonomi masa depan.   Dengan mengusung tema Inovasi Anak Bangsa Melalui YELP BINS Membagun Negeri, YELP 2019 didesain sebagai wadah pembelajaran, pembekalan dan pengembangan kepemimpinan generasi muda melalui kurikulum inovatif dan bersifat transformatif dalam format boot camp selama tiga hari.
 
“Program YELP diselenggarakan untuk membentuk dan mengembangkan jiwa kepemimpinan dan nasionalisme dalam diri generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa, patriot digital, dan perwira ekonomi bangsa,” kata Fretdy Purba, Deputi Direktur Bank Indonesia Institute, dalam acara pembukaan di Markas Batalyon Kavaleri IV Kijang Cakti Jl. Salak, Bandung.
 
Fretdy menambahkan, acara ini diselenggarakan sebagai salah satu kontribusi nyata Bank Indonesia Institute untuk mengembangkan sumberdaya manusia yang unggul bagi masa depan kepemimpinan di Indonesia. “Kami yakin program ini akan membantu mempercepat lahirnya SDM unggul, yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas, intelektualitas, dan berdaya saing tinggi.”
 
Peserta program ini diseleksi dari 375 pendaftar yang berasal dari kalangan usaha rintisan di berbagai spektrum teknologi digital. Di antaranya terdapat 7 peserta dari Generasi Baru Bank Indonesia (Gen BI) dan 2 peserta yang merupakan wirausaha muda binaan Bank Indonesia.
 
Peserta YELP kali ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka sudah memiliki bisnis rintisan yang menggunakan inovasi teknologi untuk berbisnis di berbagai sektor seperti pertanian, investasi, transportasi, bahkan juga percintaan dan pemakaman. 
 
Dessy Aliandrina, faculty member Bank Indonesia Institute dan salah satu desainer YELP, mengatakan bahwa dalam merancang program ini ada keinginan untuk lebih baik dari berbagai boot camp kaum muda di berbagai negara. “Kebanyakan boot camp yang saya ikuti isinya fokus pada skill set,” kata Dessy.
 
Karena itu program ini didesain secara lebih komprehensif, dengan menekankan aspek sosial-emosional, aspek spiritual, aspek intelektual, dan aspek fisik. “Itu sebabnya program ini kami desain lengkap,  baik sisi mindset, toolset, dan skillset,” kata Dessy lagi.  
 
Para peserta dibekali dengan materi-materi yang meliputi Economic Leadership Concept and Action, Group Dynamic, Smart Pitching, Design Process, Design Thinking, Impact Metric and Growth Strategy serta penemuan mutakhir di bidang teknologi terkait optimalisasi otak yang dipaparkan pada sesi tematik Peak Performance Brain oleh para mentor dan narasumber yang mumpuni di bidangnya.
 
YELP A.jpg 
 
 YELP B.jpg
 
Tags:  

Survei

Apakah Artikel ini memberikan informasi berguna bagi Anda?
Nilai halaman ini:
Komentar:
Show Left Panel