Peluncuran dan Bedah Buku Sejarah KPw Provinsi Jawa Timur "Membangun Infrastruktur, Memperkuat Ekonomi: Dinamika Kota Surabaya dan Jawa Timur Sebagai Penyangga Ekonomi Bangsa" - Bank Sentral Republik Indonesia
Navigate Up
Sign In
October 01, 2020
 
Kamis, 6 September 2018, Bank Indonesia Institute (BINS) bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menggelar acara bedah buku “Membangun Infrastruktur, Memperkuat Ketahanan Ekonomi: Dinamika Kota Surabaya dan Jawa Timur Sebagai Penyangga Ekonomi Bangsa” di Surabaya. Bertempat di Ruang Singosari lantai 5 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, acara dihadiri 162  undangan yang terdiri dari sejarawan, budayawan, ahli heritage, guru SMA, penggerak literasi, dan mahasiswa GENBI KPw Provinsi Jawa Timur.  Bedah buku berlangsung dengan menarik dan interaktif dan sekaligus menandai diluncurkannya buku tersebut.
 
Mengawali acara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Bapak Difi Ahmad Johansyah, dalam sambutannya menyambut baik terbitnya publikasi dari Bank Indonesia Insitute yang memperkaya khazanah buku referensi sejarah ekonomi Jawa Timur dan kota Surabaya khususnya. Sementara Kepala Grup Pengembangan Akademi BINS, Ibu Arlyana Abubakar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa buku ini merupakan bagian dari Seri Buku Sejarah dan Heritage yang direncanakan akan terbit dalam 16 buku. Saat ini terdapat 2 buku yang telah diluncurkan yaitu buku sejarah ekonomi Sumatera Utara dan Jawa Timur. Kehadiran buku seri sejarah dan heritage ini menjadi bukti kepedulian Bank Indonesia dalam mendokumentasikan institusional memory organisasi, terutama melalui jejak heritage De Javasche Bank di berbagai kota, dan sekaligus menyediakan referensi buku sejarah ekonomi yang berkualitas.
 
Sementara dalam sambutan Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kabag Analis Makro Sarana Perekonomian Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Jawa Timur, Bapak Imam Hidayat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi terhadap kepedulian Bank Indonesia sejarah kota Surabaya.  Menandai telah dibukanya akses buku tersebut oleh masyarakat luas, secara simbolis BI Institute menyerahkan buku kepada 10 orang undangan yang mewakili berbagai kalangan yang hadir.
 
Sesi diskusi bedah buku diawali dengan pemutaran film pendek yang berisi penjelasan singkat isi buku sekaligus sebagai media promosi buku. Kegiatan diskusi bedah buku berlangsung dengan hangat dipandu oleh moderator Adrian Perkasa. Hadir sebagai narasumber dan pembahas adalah Dr. Purnawan Basundoro (anggota tim penulis), Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika (pembahas substansi ekonomi), dan Prof. Dr. Nawiyanto (pembahas substansi sejarah).
 
Buku sejarah ekonomi Jawa Timur khususnya kota Surabaya ini mengupas secara detil sejak periode sebelum kolonialisasi Hindia Belanda sampai dengan masa kontempoter atau periode kekinian.  Baik narasumber maupun peserta yang hadir memberikan komentar dan apresiasi bahwa Bank Indonesia ternyata memiliki kepedulian terhadap keilmuan bidang sejarah, bahkan berharap buku ini diharapkan dapat menjadi referensi wajib bagi mahasiswa ilmu sejarah maupun referensi bagi pemerhati sejarah kota Surabaya.
 
Sebagaimana kutipan Theodore Rosevelt yang disampaikan oleh Ibu Arlyana Abubakar dalam pidato sambutannya, bahwa “The more you know about the past, the better prepared you are for the future”. Bank Indonesia akan terus mendukung penulisan sejarah ekonomi karena melalui sejarah kita bisa belajar untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Selamat membaca !
 
sby1.jpg 
 sby2.jpg

Tags:  

Survey

Is this article give you useful information?
Rate this article:
Comment:
Show Left Panel