Salah satu upaya Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM dilakukan melalui penyediaan informasi, yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian (Researh based). Diantara informasi yang disediakan oleh BI adalah komoditi/produk/jenis usaha (KPJU) unggulan UMKM di suatu daerah (Provinsi, Kabupaten/kota),yang dihasilkan dari penelitian KPJU. Pada awalnya penelitian ini dikenal sebagai penelitian Baseline Economic Survey (BLS). Penelitian BLS ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai peluang investasi di daerah yang bermuara pada pemberian informasi potensi ekonomi suatu daerah. Dalam perkembangannya, sejak tahun 2006, penelitian BLS lebih diarahkan kepada penelitian pengembangan potensi ekonomi daerah yang memberikan informasi kepada stakeholders mengenai KPJU yang potensial untuk menjadi unggulan daerah yang dapat dikembangkan. Penelitian ini akan tetap difokuskan terhadap UMKM yang merupakan pelaku ekonomi mayoritas di daerah.
Metode penelitian yang dipergunakan adalah Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang dimodifikasi atau modified AHP. Disebut demikian karena penelitian ini juga menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), Metode Borda dan Metode Bayes dalam menetapkan KPJU unggulan kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi.
Tujuan dari penelitian ini adalah:
-
Mengenal dan memahami profil daerah, profil UMKM diwilayah penelitian, kebijakan pemerintah terkait pengembangan UMKM dan peranan perbankan dalam pengembangan UMKM
-
Memberikan informasi tentang KPJu Unggulan yang perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan baik ditingkat provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan dalam rangka: mendukung pembangunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja serta peningkatan daya saing produk
-
Memberikan informasi dan permasalahan yang timbul dari masing-masing KPJu Unggulan lintas sektoral di masing-masing kabupaten/kota
-
Memberikan informasi tentang KPJu Potensial
-
Memberikan rekomendasi kebijakan kepada Pemda untuk pengembangan KPJu Unggulan
|
Provinsi |
Komoditi |
 |
 |