Sistem Pembayaran sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap saat dalam kegiatan perekonomian sehari-hari terjadi transaksi yang dilakukan para pelaku ekonomi, serta masyarakat umum lainnya. Sadar atau tidak, kegiatan transaksi yang kita lakukan tersebut berkaitan erat dengan sistem pembayaran.
Pentingnya sistem pembayaran bagi perekonomian secara sederhana dapat diilustrasikan bahwa sistem pembayaran ibarat saluran darah dalam tubuh manusia, dalam hal ini tubuh manusia diibaratkan sebagai perekonomian. Semakin lancar dan tidak ada gangguan dalam saluran tersebut, darah yang berisi energi dan zat yang dibutuhkan akan tersalurkan keseluruh organ tubuh dengan baik, sehingga orang akan sehat.
Demikian sebaliknya, apabila saluran darah tersebut mengandung kolesterol (atau gangguan lain), zat yang dibutuhkan tubuh tidak tersalurkan dengan baik akhirnya tubuh akan sakit. Oleh karena itu sistem pembayaran menjadi bagian penting terhadap maju/mundurnya ekonomi suatu negara. Efektivitas dan kelancaran perekonomian suatu negara sangat dipengaruhi oleh kelancaran mekanisme dalam sistem pembayaran yang dimilikinya.
Perkembangan teknologi di satu sisi diakui telah memberikan alternatif alat pembayaran non-tunai dan mekanisme perpindahan dana yang cukup efisien bagi para pelaku ekonomi, namun di sisi lain terdapat risiko-risiko seperti risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional dan lain-lain yang perlu dikelola dengan baik. Jika risiko-risiko tersebut tidak dikelola dengan baik, maka dapat memberikan dampak yang cukup serius bagi perekonomian suata negara.
Mengingat pentingnya keberadaan suatu sistem pembayaran yang efisien, aman dan handal bagi suatu perekenomian, maka sejak awal tahun 1990-an issue mengenai sistem pembayaran ini telah mulai menjadi perhatian serius bank-bank sentral karena mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan efektivitas tugas pokok bank sentral lainnya dalam bidang moneter dan perbankan. Saat ini hampir semua bank sentral menempatkan sistem pembayaran sebagai salah satu bidang dalam tugas pokoknya.