No. 14/23/PSHM/Humas
Berkaitan dengan pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta (PILKADA DKI Jakarta) yang akan diselenggarakan pada Rabu, 11 Juli 2012, Gubernur Bank Indonesia telah menetapkan bahwa Bank Indonesia tetap akan beroperasi seperti biasa (tidak libur). Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan langkah Bank Indonesia dalam mendukung kegiatan perekonomian nasional, sehingga kegiatan operasional sistem BI-RTGS dan Sistem Kliring serta kegiatan perkasan beroperasi normal sebagaimana ketentuan berlaku.
"Dengan tetap beroperasi secara normal, Bank Indonesia mengharapkan kebutuhan transaksi masyarakat melalui perbankan di wilayah DKI Jakarta dan diluar DKI Jakarta dapat dipenuhi dan kegiatan ekonomi dapat berjalan sebagaimana biasa. Bank Indonesia juga berharap kegiatan PILKADA DKI Jakarta dapat berjalan dengan aman dan lancar", demikian pernyataan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution.
Walaupun beroperasi normal, Bank Indonesia tetap memberikan kesempatan kepada pegawai untuk menggunakan hak pilihnya, dengan pengaturan waktu yang ditetapkan secara internal. Beroperasinya Bank Indonesia pada saat pelaksanaan PILKADA DKI Jakarta, tidak terlepas dari posisi kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta sebagai ”hub” atau sentral bagi operasi Bank Indonesia – Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKN-BI) yang saat ini merupakan sarana utama dalam penyelesaian transaksi antar bank secara nasional.
Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia mengharapkan kepada pimpinan bank umum dan BPR di DKI Jakarta dapat melakukan pengaturan jadwal bagi pegawainya agar dapat menggunakan hak pilih sebaik-baiknya dan secara bersamaan tetap memberikan pelayanan kepada nasabah.
Jakarta, 6 Juli 2012
Kepala Departemen Perencanaan Strategis
dan Hubungan Masyarakat
Dody Budi Waluyo
Direktur Eksekutif