KONTAK BI | FAQ | KAMUS | LINKS | PETA SITUS | ENGLISH
 
Home > Ruang Media > Siaran Pers
Siaran Pers
Judul Presiden RI Canangkan Gerakan Indonesia Menabung dan Luncurkan "TabunganKu"
Sumber Data Biro Hubungan Masyarakat Tanggal20-02-2010 Hits811
Contact Biro Humas, Telp : (62-21) 381-7187 Fax : (62-21) 350-1867, E-mail : humasbi@bi.go.id
Lampiran
No.12/8/PSHM/Humas

Presiden Republik Indonesia, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Ny. Ani Yudhoyono dan Pjs Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, serta Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mencanangkan Gerakan Indonesia Menabung hari ini, Sabtu, 20 Februari 2010 di Jakarta. Bersamaan dengan pencanangan gerakan ini, diluncurkan pula produk “TabunganKu”, suatu produk bersama perbankan nasional.

Gerakan yang merupakan kelanjutan dari program “Ayo ke Bank” pada 27 Januari 2008 lalu, dimaksudkan untuk mendorong budaya menabung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pencanangan dilaksanakan secara serempak di 41 Kantor Bank Indonesia pada hari ini dan besok (21 Februari 2010). Kegiatan di Jakarta akan dimeriahkan oleh parade musik, sepeda santai, dan aneka lomba. Sedangkan kegiatan di daerah yang akan dihadiri oleh Kepala Daerah setempat dan akan dimeriahkan oleh berbagai kesenian daerah, bazaar UMKM, dan aneka lomba. Diperkirakan lebih dari 100.000 orang yang terlibat dalam kegiatan ini di seluruh Indonesia.

Produk “TabunganKu” adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan tanpa biaya administrasi, yang diterbitkan secara bersama oleh 70 bank umum dan 910 BPR/BPRS. Setoran awal pembukaan rekening “TabunganKu” di bank umum minimum sebesar Rp.20.000,-, sedangkan di BPR/BPRS minimum adalah Rp.10.000,-.

“TabunganKu” diharapkan akan menjaring ±48 juta penabung tambahan dari kelompok masyarakat, a.l pelajar, mahasiswa, nelayan, petani, buruh, tukang parkir, pedagang asongan, dsb. Ke depan, produk ini akan dikaitkan dengan persyaratan untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program-program pemerintah lainnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat menengah bawah.

Jakarta, 20 Februari 2009
Biro Hubungan Masyarakat

Difi A. Johansyah
Kepala Biro


Apakah Artikel ini memberikan informasi
berguna bagi anda?
Nilai halaman ini:  Jelek Bagus
Komentar: