ENGLISH
Home > SIPUK
Sistem Informasi Terpadu Pengembangan Usaha Kecil
 

Sistem Informasi Pola Pembiayaan/
Lending Model Usaha Kecil

PERKEBUNAN VANILI
(POLA PEMBIAYAAN SYARIAH)

ASPEK PEMASARAN

JALUR PEMASARAN

Secara umum, jalur pemasaran vanili tidak berbeda dengan komoditi pertanian lainnya. Di pemasaran dalam negeri, produsen menjual produk ke pedagang pengumpul atau agen eksportir. Barulah kemudian produk tersebut sampai ke tangan eksportir. Seperti telah disebutkan sebelumnya, sebagian besar perdagangan vanili adalah untuk tujuan ekspor.

Pada praktiknya, keadaan pasar sering dipengaruhi oleh orang yang pertama kali melakukan proses transaksi. Terdapat beberapa situasi pemasaran yang terjadi, yaitu pertama, pihak petani langsung menjual produk ke tengkulak/pedagang perantara, atau agen eksportir. Dalam hal ini, petani memiliki posisi tawar yang lemah, harga lebih banyak dipengaruhi oleh pembeli. Kedua, pihak pembeli yang mencari petani. Pada situasi ini, petani dapat memperoleh harga yang relatif lebih baik. Hal ini seringkali terjadi jika komoditi ini sedang mempunyai harga yang tinggi, terbukti dengan adanya pemesanan dengan uang muka terlebih dahulu oleh pembeli kepada petani sementara vanili belum dipanen.

Jalur pemasaran vanili dari petani sebagian besar ditampung terlebih dahulu oleh para pengumpul. Dari survei di wilayah Kabupaten Manggarai, setidaknya ada lima perusahaan pengumpul vanili yang cukup besar, yaitu PT Nugi Indah, PT Matahari, PT Kilimutu, PT Rayuan Abadi dan UD Maju. Sedangkan pada saat komoditi vanili booming beberapa waktu yang lalu PT Djasula Wangi sempat mendirikan instalasi pengolahan vanili di Kecamatan Borong, meskipun saat ini sudah tidak ada lagi.

Untuk jalur pemasaran luar negeri ada beberapa pihak yang mungkin terlibat, yaitu agen eksportir, prosesor, tengkulak, dan pedagang. Jalur perdagangan vanili dapat digambarkan pada Gambar 3.5. Pemasaran tersebut juga dapat menjadi lebih pendek. Petani menjual vanili kepada pedagang pengumpul atau pedagang besar dan kedua jenis pedagang tersebut langsung menjualnya pada eksportir, seperti ditunjukkan pada Gambar 3.1 bagian bawah.


Gambar 3.5. Jalur Pemasaran Perkebunan Vanili