Sistem Penunjang Keputusan
untuk Investasi
JENIS USAHA
Sistem Penunjang Keputusan Investasi (SPKUI) dirancang untuk memberikan gambaran model kelayakan finansial suatu unit usaha kecil yang lebih fleksibel. Pengguna dapat melakukan perubahan-perubahan terhadap informasi dasar atas nilai asumsi biaya dan beberapa parameter teknis yang dicantumkan dalam model. Pertimbangan perubahan ini dapat didasarkan atas perbedaan waktu dan lokasi model kelayakan suatu unit usaha akan diterapkan. Melalui SPKUI pengguna dapat mencoba sendiri untuk mendapatkan beberapa alternatif kelayakan investasi yang mungkin dari suatu unit usaha.
SPKUI mencakup beberapa komoditi yang telah memiliki model pembiayaan dari hasil survey Bank Indonesia. Informasi yang disajikan berupa aspek keuangan dari model kelayakan finansial suatu unit usaha yang meliputi: Biaya Investasi, Operasional, Proyeksi Arus Kas, Proyeksi Rugi/Laba, dan Indikator Kelayakan Usaha menurut jenis skim kredit yang digunakan.
| Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura | |||
| Jeruk Keprok / Siam | Ubi Kayu ( skema KUT, skema KKPA , skema Komersial) | ||
| Mangga | Sayur-Sayuran Bernilai Tinggi | ||
Cabai Merah ::
Konvensional |
Syariah ![]() |
Bawang Merah :: Konvensional | Syariah | ||
| Produksi Jagung (untuk pakan
ternak) :
1. Jagung Hibrida 2. Jagung Komposi |
Salak Unggul : 1. Salak Pondoh 2. Salak Manonjaya 3. Salak Gula Pasir |
||
| Kacang Tanah (Arachis hypogeae) | Bunga Potong Krisan , Anyelir dan Anggrek | ||
| Kedelai | Lidah Buaya | ||
| Tanaman Bahan Jamu : 1. Campuran :: Konvensional | Syariah 2. Jahe :: Konvensional | Syariah 3. Kunyit :: Konvensional | Syariah 4. Temulawak :: Konvensional | Syariah |
Paprika :: Konvensional | Syariah | ||
| Pembibitan Tanaman Buah | |||
| Tanaman Perkebunan | |||
| Pisang Abaka | Lada | ||
| Kakao | Karet | ||
| Budidaya dan Penyulingan Minyak Nilam | Kopi Arabika : 1. Pola Ekstensifikasi 2. Pola Intensifikasi |
||
| Markisa :
1. Pola Ekstensifikasi 2. Pola Intensifikasi |
Jambu Mete :
1. Pola Ekstensifikasi 2. Pola Intensifikasi |
||
| Kayu Sungkai | Vanili :: Konvensional | Syariah | ||
| Peternakan | |||
| Ulat Sutera | Lebah Madu | ||
| Ayam Ras Petelur(pola 2000, pola 5000 , pola 10.000) | Pemeliharaan Pedet Sapi Perah : 1. Terpusat 2. Pola 6 - 12 bulan 3. Pola 13 - 18 bulan 4. Pola 13 - 22 bula | ||
| Ayam Ras Pedaging ( kandang terbuka , kandang tunnel ) | Itik Petelur : 1. Pola DOD :: Konvensional | Syariah 2. Pola Dara :: Konvensional | Syariah |
||
| Penggemukan Sapi Potong | Bekicot | ||
| Penggemukan Domba ( pola 30 ekor, pola 71 ekor ) | |||
| Perikanan | |||
| Penangkapan Ikan Laut :
1. Kapasitas Kapal 7 GT 2. Kapasitas Kapal 10 GT 3. Kapasitas Kapal 30 GT |
Ikan Kerapu :: Konvensional | Syariah | ||
| Budidaya Gurame : 1. Pendederan Gurame :: Konvensional | Syariah 2. Pembesaran Gurame :: Konvensional | Syariah |
Budidaya Ikan Patin : 1. Sistem Fence :: Konvensional | Syariah 2. Sistem Karamba :: Konvensional | Syariah |
||
| Rumput Laut : 1. Metode Rakit Apung 2. Metode Tali Letak Dasar
|
Budidaya Bandeng :: Konvensional | Syariah | ||
| Budidaya Udang Galah :: Konvensional | Syariah | Budidaya Mutiara | ||
Pembesaran Ikan Nila
|
Pembesaran Ikan Lele ![]() |
||






