Remitansi - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
26 Mei 2017

REMITANSI

Remitansi mempunyai dampak positif bagi peningkatan keuangan inklusif, beberapa kajian mengungkapkan remitansi sebagai bagian dari bentuk transfer merupakan entry point keuangan inklusif. Dengan kemudahan melakukan transfer dana, akan membantu mengarahkan unbanked menggunakan produk dan layanan keuangan formal. Pengiriman uang dapat meningkatkan permintaan untuk tabungan atau uang elektronik sebagai sarana untuk menyimpan uang lebih aman. Selanjutnya, dengan tabungan dan uang elektronik tersebut, track record unbanked dapat dimonitor dan dianalisa untuk selanjutnya menjadi bagian penting dalam rangka pemberian pembiayaan.

Meskipun biaya remitansi Indonesia cukup rendah dibanding rata-rata dunia dan Asia, namun ditenggarai biaya keseluruhan untuk melakukan cash-out cukup besar, hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain karena Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lebih memilih menggunakan sarana remitansi informal akibat kurangnya pengetahuan remitansi yang benar, kurangnya outlet cash-in formal yang berada dalam jangkauan TKI dan masih terbatasnya outlet cash-out sehingga membutuhkan biaya dan waktu, serta masih rendahnya tingkat literasi keuangan TKI dan keluarganya.

remitansi.png 
 

Show Left Panel