Informasi Debitur - Bank Sentral Republik Indonesia
Sign In
18 Agustus 2017

Tahukah Anda, performance kredit Anda terdata di Bank Indonesia serta dapat diakses oleh pemberi kredit? Untuk mengetahui lebih jauh, mari kita kenali Biro Informasi Kredit, Sistem Informasi Debitur berikut outputnya yaitu Informasi Debitur Individual .

Selanjutnya lakukan pengelolaan kredit Anda dengan baik dan bijaksana, serta periksa secara berkala kebenaran dan keakuratan data kredit yang dilaporkan oleh bank Anda, agar terhindar dari kredit bermasalah di kemudian hari.

Mengenal Biro Informasi Kredit dan Sistem Informasi Debitur

Sistem Informasi Debitur (SID) adalah sistem yang mempertukarkan informasi debitur dan fasilitas kredit dari Bank dan Lembaga Pembiayaan. SID dikelola oleh salah satu bagian di Bank Indonesia yaitu Biro Informasi Kredit (BIK).

Link BIK

IDI Historis (Informasi Debitur Individual)

IDI adalah produk dari SID yang berupa report yang dapat dicetak dan berisi mengenai data-data debitur beserta data lainnya seperti fasilitas kredit, agunan, penjamin dari Bank atau Lembaga Pembiayaan. IDI diberi tambahan kata “Historis” karena mencakup data kualitas pembayaran fasilitas kredit selama 24 bulan terakhir.

Link IDI HIstoris

Layanan Permintaan IDI Historis

Pihak yang dapat memperoleh IDI Historis adalah Anggota BIK (Bank dan Lembaga Pembiayaan) serta masyarakat. Masyarakat dapat memperoleh IDI Historis melalui Bank atau Lembaga Pembiayaan yang memberikan fasilitas kredit, dapat juga melalui Gerai Info Bank Indonesia atau Kantor Bank Indonesia setempat (daerah). Saat ini permintaan IDI Historis oleh masyarakat dapat pula dilakukan secara online melalui website Bank Indonesia.

Link Permintaan ID Historis

Ketidaksesuaian IDI Historis

Sebagai salah alat pengambilan keputusan bagi lembaga pemberi kredit dalam pemberian kreditnya, masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan secara berkala atas kebenaran dan keakuratan data kredit yang dilaporkan oleh lembaga pemberi kredit. Apabila terdapat ketidaksesuaian antara data pada IDI Historis dan data sesungguhnya, masyarakat dapat mengklarifikasi hal tersebut kepada Bank atau Lembaga Pembiayaan yang bersangkutan. Bank Indonesia juga menyediakan sarana pengaduan bagi masyarakat terkait hal ini.

Link Ketidaksesuaian IDI Historis


Show Left Panel