Perekonomian Riau dalam triwulan laporan menunjukkan perlambatan sejalan dengan melemahnya kinerja sektor utama. Hal ini utamanya dipicu oleh tingginya faktor curah hujan sehingga mengakibatkan kinerja produksi pada sektor tersebut tidak optimal. Disamping itu, ketidakpastian pemulihan zona Eropa juga turut memberikan dampak cukup signifikan terhadap menurunnya harga komoditas Tandan Buah Segar lokal di Provinsi Riau.
Sementara itu, perkembangan inflasi pada triwulan laporan menunjukkan tekanan sejalan dengan meningkatnya harga komoditas pangan terutama beras dan cabe merah. Pada triwulan laporan, inflasi Riau mencapai 5,44% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional dan wilayah sumatera yang tercatat masing-masing sebesar 4,53% (yoy) dan 4,99% (yoy).